INGATLAH – Kabar gembira datang bagi Semen Padang FC (SPFC) dan seluruh pendukung fanatik mereka.
Klub berjuluk Kabau Sirah ini dipastikan akan tetap menggunakan Stadion Haji Agus Salim (GHAS) sebagai markas utama mereka hingga akhir musim kompetisi BRI Super League. Kepastian ini muncul setelah rencana renovasi stadion ditunda.
Komisaris Semen Padang FC, Bradity Moulevey, mengonfirmasi pembatalan renovasi yang seharusnya dimulai Desember ini. Penundaan ini menjadi angin segar bagi tim dan suporter.
“Masih ada beberapa kendala sehingga stadion tidak jadi direnovasi pada Desember,” ungkap Bradity Moulevey, yang akrab disapa Levi, dalam sebuah podcast.
Ia menambahkan bahwa proses renovasi memerlukan perencanaan yang lebih matang.
Kekhawatiran Suporter Terjawab
Sebelum pengumuman ini, muncul spekulasi yang cukup meresahkan, di mana SPFC dikabarkan harus berkandang sementara di Jakarta selama putaran kedua kompetisi.
Wacana perpindahan markas ini didasari oleh kebutuhan untuk merenovasi GHAS agar dapat memenuhi standar maksimal.
Kekhawatiran suporter loyal SPFC pun sempat memuncak. Bermain jauh dari Padang dinilai sangat merugikan tim, terutama karena potensi kehilangan dukungan langsung dari ribuan The Kabaus (sebutan suporter setia).
Dukungan di kandang sendiri dianggap sebagai faktor krusial dalam mendongkrak performa tim.
Dengan ditundanya renovasi, Semen Padang FC kini dapat fokus penuh berkompetisi tanpa harus kehilangan home advantage dan energi dari suporter di Stadion Haji Agus Salim. (*)





