Pekanbaru

Enam Jorong di Palembayan Agam Masih Terisolasi, Ini Penyebabnya

×

Enam Jorong di Palembayan Agam Masih Terisolasi, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Tantangan besar tengah dihadapi tim SAR dalam penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam.

Enam jorong di Nagari Salareh Aia Timur dan Nagari Salareh Aia hingga kini masih terisolasi, Jumat (28/11/2025).

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, mengungkapkan bahwa akses menuju enam wilayah tersebut tertutup material longsor dan tumpukan kayu besar yang terseret banjir.

“Kami menduga masih banyak warga yang menunggu evakuasi dan bantuan di sana. Situasinya sangat mendesak,” katanya.

Baca Juga  Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Ternyata Berniat Membunuh, Polisi: Karena Cinta Ditolak

Pemerintah Kabupaten Agam saat ini telah mendirikan 26 dapur umum di 16 kecamatan terdampak, bekerja sama dengan Dinas Sosial, BPBD, dan Pemerintah Nagari untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana.

Roza berharap seluruh unsur pemerintah, relawan, dan masyarakat dapat bersinergi untuk mempercepat pembukaan akses ke daerah yang terputus tersebut, guna menyelamatkan warga yang masih bertahan dan mempercepat pencarian korban.

Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan sebanyak 28 jenazah korban banjir bandang di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan berhasil ditemukan pada Kamis (27/11/2025) sore,

Baca Juga  Pencuri Spesialis Gondol Catalytic Converter, Warga Tuah Madani Resah

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, saat meninjau lokasi bencana di Salareh Aia Utara bersama Bupati Agam dan sejumlah Kepala OPD.

“Jumlah ini masih mungkin bertambah mengingat tim SAR masih terus melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai,” jelasnya.