BeritaUtama

Akses Bukittinggi Lumpuh Total, Stok BBM Mulai Menipis di Sejumlah SPBU

×

Akses Bukittinggi Lumpuh Total, Stok BBM Mulai Menipis di Sejumlah SPBU

Sebarkan artikel ini
Pengendara mengantre untuk mendapatkan BBM di SPBU Simpang Yarsi, Bukittinggi, Kamis (27/11). Antrean terjadi setelah pasokan BBM terhambat akibat terputusnya seluruh akses jalan menuju Bukittinggi akibat longsor dan banjir bandang. (Ist)
Pengendara mengantre untuk mendapatkan BBM di SPBU Simpang Yarsi, Bukittinggi, Kamis (27/11). Antrean terjadi setelah pasokan BBM terhambat akibat terputusnya seluruh akses jalan menuju Bukittinggi akibat longsor dan banjir bandang. (Ist)

INGATLAH.COM – Sejumlah akses utama menuju Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, dilaporkan lumpuh total akibat rangkaian bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Curah hujan ekstrem memicu longsor, banjir bandang (galodo), serta pergerakan tanah di banyak titik hingga membuat kota itu nyaris terisolasi.

Pantauan Kamis (27/11), jalur vital Padang–Bukittinggi via Padang Panjang tidak bisa dilewati setelah longsor besar menimbun badan jalan di kawasan Lembah Anai dan Jembatan Kembar Tanah Datar.

Material longsor bahkan mencapai area permukiman dan menimbulkan korban jiwa yang masih dalam proses evakuasi tim gabungan.

Jalur alternatif Malalak yang biasa menjadi pilihan penghubung Padang–Bukittinggi juga lumpuh. Beberapa ruas dilaporkan amblas ke jurang.

Baca Juga  Banjir Padang Meluas, 27 Ribu Lebih Warga Terdampak

Sementara akses menuju Lubuk Basung dan Pasaman putus di sejumlah titik akibat longsor dan banjir.

Pemprov Sumbar resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana hingga awal Desember.

Upaya pembersihan dan evakuasi masih berlanjut, namun cuaca buruk membuat proses berjalan lambat.

Dampaknya mulai terasa pada suplai logistik, terutama Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sejumlah SPBU di Bukittinggi mulai kehabisan stok karena truk tangki tidak dapat masuk akibat jalur yang terputus.

Pantauan media, antrean kendaraan terlihat sejak pagi di beberapa SPBU yang masih memiliki sisa stok.

Di SPBU Simpang Yarsi, BBM jenis Pertalite habis sejak siang dan hingga pukul 17.00 WIB hanya Pertamax yang tersedia.

Baca Juga  BPBD Agam Peringatkan Zona Merah, Warga Diminta Waspadai Longsor di Puncak Musim Hujan

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Bengkaweh. Setelah diserbu warga sejak siang, stok Pertalite habis sekitar pukul 18.00 WIB dan hanya menyisakan Pertamax.

Petugas SPBU Simpang Yarsi, Tas, membenarkan stok Pertalite telah habis. Mereka belum bisa memastikan kapan suplai baru masuk.

Hal yang sama disampaikan Putra, pengawas SPBU Bangkeweh.

Ia mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian distribusi karena seluruh akses jalan menuju Bukittinggi terputus.

Truk-truk pengangkut BBM hingga kini tidak dapat bergerak masuk ke wilayah terdampak.

Jika jalur belum pulih, kelangkaan BBM di Bukittinggi diperkirakan akan semakin meluas.