INGATLAH.COM – Puluhan Kepala Keluarga (KK) di Dusun Sampan, Desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman mengungsi setelah Batang Mangoe meluap pada Kamis (27/11) dini hari.
Banjir terjadi usai hujan deras mengguyur sejak Rabu (26/11) malam.
Menurut warga, hujan mulai turun sekitar pukul 23.00 WIB. Tak lama, debit air sungai terus naik hingga akhirnya merendam puluhan rumah.
“Warga mulai panik dan mengungsi sekitar jam tiga atau empat pagi,” kata Firman, pemuda setempat.
Warga menyebut peristiwa kali ini sebagai banjir kiriman karena air datang deras dari hulu. “Ini banjir kiriman dari arah Tandikek, hujan di atas memang lebat,” ujar Hendri.
Mendapat laporan banjir, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, langsung turun ke lokasi sejak pagi.
Ia meninjau kondisi dengan berjalan kaki di tengah genangan.
“Airnya cukup dalam. Warga yang terdampak sudah diungsikan. Kami minta semua tetap waspada,” ujar Mulyadi.
Pemkot Pariaman juga menurunkan tim untuk membantu evakuasi, layanan kesehatan, hingga kebutuhan logistik warga.
“Dapur umum sudah didirikan di depan Balai Kota,” tambahnya.
Selain Dusun Sampan, banjir juga terjadi di Talago Sariak, Kecamatan Pariaman Timur. “Mudah-mudahan hujan cepat reda, air segera turun,” ucap Mulyadi.





