INGATLAH.COM – Bencana air bah yang menerjang kawasan Lubuk Minturun, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (27/11) pagi, memakan korban jiwa.
Seorang ayah bernama Angku Aca dan putranya, Putra, ditemukan meninggal dunia di dalam rumah mereka yang terendam banjir.
Sejak dini hari, warga sudah menduga keduanya masih berada di dalam rumah saat hujan deras dan air bah datang secara tiba-tiba.
Namun upaya memastikan kondisi mereka terhambat oleh derasnya arus dan situasi yang tidak memungkinkan tim untuk langsung masuk ke lokasi.
Berdasarkan pantauan Harian Singgalang di lapangan, suasana haru tidak terhindarkan ketika warga bersama petugas akhirnya berhasil memasuki rumah tersebut.
Kedua korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Tim SAR kemudian mengevakuasi jenazah dengan pengawalan warga yang masih diliputi kepanikan dan duka.
Hingga siang hari, sebagian besar warga Lubuk Minturun masih memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Arus sungai yang tetap kuat menjadi tantangan tersendiri bagi proses evakuasi lanjutan dan penanganan darurat yang terus digerakkan sejak pagi.
Pemerintah Kota Padang bersama BPBD dan tim gabungan terus berupaya memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan pada titik-titik terdampak paling parah. (*)





