Berita

Sungai Salareh Aia Meluap, 10 Warga Ladang Selamat Dievakuasi Tim SAR Gabungan

×

Sungai Salareh Aia Meluap, 10 Warga Ladang Selamat Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Sebanyak 10 warga Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan setelah terjebak di ladang mereka akibat luapan drastis air sungai.

Operasi penyelamatan berlangsung cepat pada Minggu (23/11) sore, memastikan semua korban kembali ke rumah dengan selamat.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa informasi diterima pada pukul 13.48 WIB dari Yeni, Sekretaris Nagari Salareh Aia.

“Para korban, yang berjumlah 10 orang, awalnya pergi ke sawah dan ladang pada Sabtu. Namun, hujan deras menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap, memutus jalur mereka untuk kembali pulang,” jelas Abdul Malik.

Baca Juga  Tanpa Surat Polisi, Warga Agam Bisa Urus KTP Hilang Akibat Bencana Hidrometeorologi

Kontak terakhir dengan salah satu korban, Deni (45), malam sebelumnya mengonfirmasi bahwa mereka berkumpul di satu titik menunggu bantuan.

Tantangan Cuaca dan Respons Kilat

Menanggapi laporan tersebut, Kantor SAR Padang segera memberangkatkan 6 personel Rescuer dari Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman.

Tim tiba di lokasi kejadian (LKP), yang berjarak 56.8 KM, sekitar pukul 15.30 WIB. Abdul Malik menyebutkan bahwa kondisi di lapangan cukup menantang.

“Tantangan utama yang dihadapi tim di lapangan adalah debit air sungai yang masih tinggi dan kondisi cuaca hujan dengan kecepatan angin 8 knot,” sebutnya.

Baca Juga  Zigo Rolanda Tinjau Proyek Strategis 2026 di Kepulauan Mentawai

Meski demikian, dengan sigap dan menggunakan peralatan seperti Rescue Car dan LCR (Perahu Karet), tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh warga terjebak.

“Hanya dalam waktu kurang dari setengah jam, tepatnya pukul 15.58 WIB, Tim Rescue berhasil mengevakuasi 10 orang warga dalam keadaan selamat,” kata Abdul Malik.

Sepuluh warga yang berhasil dievakuasi, meliputi Dasman, Daren, Dolianto, Amir, Farel, Peri, Aril, Deni, Yeni, dan Abdul Hakim.

Sementara tiga warga lain memutuskan bertahan di pondok karena logistik mencukupi. Setelah korban utama selamat, Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 16.10 WIB. (*)