Berita

Pohon Besar Tumbang Timpa Kandang Sapi di Kuranji Akibat Hujan Deras

×

Pohon Besar Tumbang Timpa Kandang Sapi di Kuranji Akibat Hujan Deras

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Hujan deras yang disertai angin kencang kembali memicu insiden di Kota Padang, Minggu (23/11/) sekitar pukul 15.20 WIB.

Sebuah pohon rambutan besar tumbang dan menimpa kandang sapi milik warga di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kandang sapi yang terkena tumbangan pohon mengalami kerusakan material dengan taksiran kerugian mencapai sekitar Rp2 juta.

Pohon yang tumbang memiliki panjang sekitar 20 meter dan diameter sekitar 70 sentimeter.

BPBD Padang Kerahkan Tim Reaksi Cepat

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kota Padang, Al Banna, dalam laporan resminya menyebutkan bahwa tumbangnya pohon tersebut merupakan akibat langsung dari cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah Padang.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Padang segera diterjunkan ke lokasi untuk penanganan darurat dan pembersihan material pohon tumbang,” katanya.

Hingga sore hari, petugas bersama warga masih melakukan proses pemotongan batang pohon dan pembersihan area terdampak.

Al Banna mengingatkan bahwa pohon berukuran besar di dekat permukiman menjadi ancaman tersendiri saat musim penghujan.

“Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, risiko pohon besar yang berada dekat permukiman warga, terutama saat musim penghujan tiba, terus mengintai,” ujarnya.

Baca Juga  Di Zona Merah, Persijap Pasang Target Poin di Pulau Dewata

Ia juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang, terutama ketika angin kencang dan hujan deras mulai melanda kota.

Pemerintah Kota Padang menyediakan layanan darurat melalui Call Center Padang Sigap 112, nomor pengaduan (0751) 778775, serta WhatsApp 0858-9152-2181.

“BPBD memastikan akan terus memantau daerah rawan bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan, terutama memasuki periode cuaca ekstrem,” kata Al Banna.

BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Ekstrem: Pengaruh Kuat Monsun Asia

Menurut analisis meteorologi terbaru, Sumatera Barat saat ini tengah berada dalam periode cuaca buruk yang perlu diwaspadai.

BMKG Minangkabau menjelaskan bahwa wilayah ini sedang berada dalam pengaruh kuat Monsun Asia, yang berlangsung pada 21–27 November 2025.

Monsun Asia, atau angin musiman yang membawa udara lembap dari Samudra Hindia menuju Indonesia, menjadi penyebab utama meningkatnya hujan deras di Sumbar.

Ketika massa udara kaya uap air ini bertemu topografi Bukit Barisan, terjadi pengangkatan udara (orographic lifting) yang memicu terbentuknya awan hujan dengan intensitas tinggi.

Fenomena ini diperparah oleh kondisi atmosfer global seperti Indian Ocean Dipole (IOD) negatif, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, serta anomali suhu muka laut yang lebih hangat dari biasanya.

Baca Juga  Panik Ada Biawak di Rumah, Seorang ASN Lapor ke Dinas Damkar Padang

Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, menegaskan bahwa kondisi ini bukan sekadar fluktuasi cuaca biasa.

“Peluang bencana hidrometeorologi meningkat seiring peningkatan pertumbuhan awan hujan. Potensi kejadian seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, serta petir perlu diwaspadai,” katanya, Jumat (21/11).

BMKG menempatkan sejumlah wilayah di Sumbar sebagai daerah berisiko tinggi, di antaranya Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Sijunjung, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Limapuluh Kota.

“Karakteristik geografis seperti lereng terjal, aliran sungai berhulu di pegunungan, dan daerah pesisir meningkatkan kerentanan saat intensitas hujan meningkat,” jelas Desindra.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di sekitar sungai, lereng bukit, dan kawasan pesisir.

“Pembaruan informasi cuaca sebelum bepergian dinilai penting untuk mengurangi risiko. Selain itu, warga diminta menghindari lokasi rawan saat hujan berlangsung lama dan deras,” katanya.

Informasi cuaca terbaru dapat diakses melalui Instagram @bmkgminangkabau, aplikasi InfoBMKG, atau WhatsApp di 0812-6812-5907. (*)