Pekanbaru

Hari Pohon Dunia 2025, Kapolda Riau Ajak Pelajar Jadi Pelopor dan Tunas Penjaga Alam

×

Hari Pohon Dunia 2025, Kapolda Riau Ajak Pelajar Jadi Pelopor dan Tunas Penjaga Alam

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Peringatan Hari Pohon Nasional dan Hari Pohon Sedunia tahun 2025 menjadi momen penting bagi Pemerintah Provinsi Riau bersama Polda Riau, Pemko Pekanbaru, dan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen pelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut digelar di Danau Kayangan, Jumat (21/11/2025), diwarnai dengan penanaman pohon serentak dan penaburan benih ikan sebagai simbol investasi ekologis bagi masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, ditanam 210 pohon produktif seperti durian, mangga, matoa, dan nangka madu. Selain itu, juga ditebar 2.100 benih ikan patin sebagai upaya menjaga ekosistem perairan.

Secara keseluruhan, penanaman pohon di seluruh Riau pada momen Hari Pohon ini telah mencapai 2.498 pohon, atau lebih dari 12 persen dari target total.

Turut hadir perwakilan Ketua Pengadilan Tinggi, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Wali Kota Pekanbaru, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerhati lingkungan, serta ribuan pelajar dari tingkat SD hingga SMA.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heriawan dalam sambutannya menegaskan perlunya membangun budaya menghormati dan merawat alam, terutama di kalangan generasi muda.

Baca Juga  Dugaan Teror dan Penyebaran Data Pribadi, GRASI Minta Polisi Militer Periksa YR

“Hari ini kita tidak hanya menanam pohon, tetapi menanam harapan dan masa depan. Menanam pohon adalah menanam kebaikan, dan itu adalah investasi ekologis bernilai tinggi yang akan dinikmati anak cucu kita,” ujar Irjen Pol Herry Heriawan.

Ia juga mengajak para pelajar untuk menjadi kader pelestarian lingkungan, layaknya tunas pohon yang tumbuh menjadi kuat dan bermanfaat.

“Adik-adik adalah tunas bangsa. Tumbuhlah seperti pohon yang kokoh, yang kelak memberi keteduhan, kekuatan, dan manfaat bagi banyak orang,” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Kapolda juga menyinggung konsep green policing yang telah diterapkan selama delapan bulan terakhir.

Pendekatan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat—pelaku usaha, akademisi, media, komunitas sosial, hingga pelajar—untuk bersama-sama menjaga lingkungan, sejalan dengan regulasi daerah yang mendorong gerakan menanam minimal 25 pohon dalam masa hidup seseorang.

Irjen Pol Herry Heriawan juga mengingatkan sejarah panjang Riau yang pernah diliputi kabut asap, termasuk pada tahun 2018 ketika wilayah ini sempat tertutup total. Ia menyebut momen Hari Pohon harus menjadi titik balik.

Baca Juga  DPD LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Rp2,3 Miliar di UIN Suska ke Polda

“Kita tidak ingin Riau kembali dicap sebagai penghasil asap. Hari Pohon ini harus menjadi momentum bersejarah, momentum persatuan untuk memperbaiki dan merawat bumi Lancang Kuning,” tegasnya.

Kegiatan di Danau Kayangan turut menjadi ajang edukasi bagi pelajar mengenai nilai-nilai “Kompas Moral Lingkungan” yang meliputi rasa hormat kepada alam, tanggung jawab untuk tidak merusaknya, serta solidaritas kosmis—hubungan selaras antara manusia dan alam.

Sebelum menutup kegiatan, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Irjen Herimen juga menyebutkan, program penanaman pohon ini diharapkan menjadi tradisi dan warisan ekologis bagi masyarakat Riau dengan semangat hijau yang dibawa seluruh elemen dan menjadi mercusuar edukasi lingkungan bagi generasi muda di Pekanbaru dan seluruh Provinsi Riau.

“Terima kasih kepada Polresta Pekanbaru, Dinas Kehutanan, Polda Riau, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa menjaga alam adalah tugas bersama,” tukasnya.