Liga IndonesiaOlahragaUtama

Dominasi Tanpa Gol, PSMS Dibuat Frustrasi PSPS Pekanbaru di Babak Pertama

×

Dominasi Tanpa Gol, PSMS Dibuat Frustrasi PSPS Pekanbaru di Babak Pertama

Sebarkan artikel ini

Skor 0 - 0

INGATLAH.COM – Meski bermain di kandang sendiri dan tampil dengan kekuatan penuh, komposisi tiga pemain asing, PSMS Medan tak mampu menembus gawang PSPS Pekanbaru pada babak pertama.

Alhasil, laga bertajuk Derby Sumatera Klasik pada Rabu (19/11/2025) malam di Stadion Utama Sumatera Utara itu berakhir kaca mata 0-0.

PSPS yang turun murni dengan pemain lokal sejak menit awal justru mampu tampil disiplin dan membuat tuan rumah frustrasi.

Tim asuhan Kas Hartadi mencatat penguasaan bola mencapai 63 persen, sementara PSPS hanya 37 persen.

Dari segi peluang, PSMS jauh lebih agresif dengan 8 tembakan, tetapi belum ada yang benar-benar mengancam.

PSPS hanya membalas lewat 1 shot, namun pertahanan mereka tampil sangat rapat.

PSMS benar-benar menurunkan skuad terbaik.

Reky Rahayu menjaga gawang di belakang barisan Arif Setiawan, Bhudiar M Riza, Jeung Ho Kim, dan Jody Kurniady.

Baca Juga  PSM Makassar Ditahan Imbang Persib Bandung di Kandang, Tavares Kecewa

Di lini tengah, trio Muhammad Hidayat, Risman A Maring, dan Hugo Freitas berupaya mengatur tempo dan membongkar pertahanan PSPS.

Sementara lini depan diisi Felipe Cadenazzi, Lutfhi Umam, dan winger lincah Rifal Lastori.

Di sisi lain, PSPS Pekanbaru datang dengan kejutan besar. Tiga legiun asing Cristian Alex, Jakhongir Kurbonboev, dan Jeferson Sousa tidak tampil sejak awal.

Cristian Alex hanya duduk di bench, Jakhongir tak masuk skuad, sementara Jeferson absen akibat akumulasi kartu merah.

Aji Santoso memutuskan mengandalkan seluruh pemain lokal.

Muhammad Darmawan di bawah mistar, Alfin Tuasalamony, Irsan Rahman, Rio Saputro, dan Zidan Khairullah di belakang, lalu Rafly Selang, Nugroho Santoso, Yudhi Adytia, Asir, Ilham Fathoni, dan Andy Harjito sebagai motor serangan.

Baca Juga  Ini 18 Pemain PSPS yang Dibawa Aji Santoso ke Medan

Padahal, pertemuan sebelumnya di Pekanbaru menghadirkan drama enam gol dan berakhir 3-3.

Kini, situasinya berbeda. PSPS sangat membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi klasemen.

“Target kita mencuri poin penuh,” tegas Aji Santoso sebelum laga.

Sementara itu, PSMS yang sedang terpuruk usai tiga kekalahan beruntun ingin bangkit meski laga digelar tanpa penonton.

“Target kita tetap 3 poin,” kata Kas Hartadi.

Rekor lima pertemuan terakhir juga menunjukkan PSPS lebih dominan: dua kemenangan dan tiga kali imbang.

Dengan tekanan besar dari publik Medan dan ambisi kedua pelatih, babak kedua diprediksi berlangsung lebih sengit.

Pertanyaannya, apakah PSMS akan menemukan jalan keluar atau PSPS Pekanbaru kembali menciptakan kejutan?