Pekanbaru

Teguran Keras Satpol PP, PKL Dilarang Keras Badan Jalan Masjid Raya An-Nur Pekanbaru

×

Teguran Keras Satpol PP, PKL Dilarang Keras Badan Jalan Masjid Raya An-Nur Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan ikonik Masjid Raya Agung An-Nur, Jalan Hangtuah, telah mencapai titik mengganggu ketertiban umum.

Lapak dan gerobak PKL yang didirikan hingga mengambil alih badan jalan dilaporkan menyebabkan kesulitan bagi pengendara dan memicu kemacetan parah pada jam-jam tertentu.

Menanggapi kondisi yang semakin mengkhawatirkan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru turun langsung ke lokasi, Selasa (18/11).

Mereka memberikan peringatan terakhir kepada puluhan PKL agar segera menghentikan aktivitas berjualan di area terlarang tersebut.

Baca Juga  Penertiban PKL di Pasar Bandar Buat Ricuh, Pedagang Acungkan Golok ke Petugas

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Yuliarso, mengungkapkan bahwa imbauan untuk tidak menggunakan trotoar dan badan jalan sebagai tempat berdagang sudah berulang kali disampaikan.

“Peringatan sudah kami sampaikan sejak September. Namun masih ada pedagang yang kembali membuka lapak di titik yang sama,” tegas Yuliarso, menunjukkan minimnya kepatuhan para pedagang.

Menurutnya, keberadaan PKL yang menjamur di Jalan Hangtuah dan Jalan Diponegoro bukan hanya menghambat kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga menciptakan potensi bahaya bagi keselamatan pengendara.

Oleh karena itu, peringatan yang diberikan kali ini bersifat final dan tidak bisa ditawar.

Baca Juga  3 Kios di Jalan Kuau Pekanbaru Ludes Terbakar, Damkar Bergerak Cepat Tengah Malam

“Hari ini kami tegaskan lagi, besok tidak boleh ada pedagang yang menempati badan jalan di kawasan ini,” ujar Yuliarso.

Untuk memastikan kawasan tersebut steril dari PKL, Satpol PP Kota Pekanbaru akan berkolaborasi dengan Satpol PP Provinsi Riau untuk melakukan pengawasan berkelanjutan.

Yuliarso juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk PKL, untuk turut bertanggung jawab menjaga keindahan dan ketertiban kota.

“Pekanbaru ini rumah kita. Mari jaga supaya tetap rapi, bersih, dan aman bagi semua,” tutupnya. (*)