INGATLAH – Petenis tunggal putri Indonesia, Janice Tjen menorehkan tahun yang gemilang pada 2025, melonjak drastis dalam peringkat dunia.
Petenis berusia 23 tahun ini berhasil mendongkrak posisinya dari peringkat 396 pada Februari 2025 menjadi peringkat 53 tunggal Women’s Tennis Association (WTA) saat ini.
Dalam sesi myBCA talkshow di myBCA District One, Jakarta, Sabtu (15/11), Janice mematok target yang lebih ambisius untuk tahun 2026: menembus peringkat Top 30 hingga Top 20 tunggal putri WTA.
Kenaikan peringkat yang fantastis ini tidak lepas dari kegigihan dan dukungan konsisten dari berbagai pihak, salah satunya PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
Janice, yang mulai bermain tenis sejak usia 7 tahun, mengenang momen paling berkesan dalam karirnya adalah ketika ia berhasil menembus babak utama turnamen Grand Slam US Open 2025 pada Agustus lalu.
Meskipun langkahnya terhenti di putaran kedua saat menghadapi juara US Open 2021, Emma Raducanu, semangatnya tak pernah padam.
Kekalahan tersebut justru memicu semangatnya. Setelahnya, Janice kembali berjuang dan sukses merengkuh gelar juara tunggal dan ganda putri WTA 250 Chennai Open (bersama Aldila Sutjiadi).
Prestasinya semakin lengkap dengan memenangkan turnamen tunggal WTA 125 Jinan Open dan menjadi runner-up WTA 250 Sao Paulo Open.
“Pencapaian saya saat ini tidak terlepas dari dukungan BCA. Ke depannya, saya menargetkan bisa mengikuti seluruh turnamen pada kalender tur WTA 2026. Saya berharap akan lebih banyak pemain-pemain muda yang dapat mewakili Indonesia di kompetisi yang lebih besar, dan menorehkan prestasi sehingga bisa mengharumkan nama bangsa di skala global,” kata Janice penuh harap.
myBCA Permudah Aktivitas Finansial Atlet Global
Sebagai atlet yang sering berlaga di berbagai negara, Janice mengakui bahwa aktivitas finansialnya kini jauh lebih mudah berkat aplikasi mobile banking myBCA. Fitur andalan yang membantunya adalah Poket Valas.
Petenis yang juga hobi bermain gim ini mengaku fitur Poket Valas sangat praktis. Fitur ini memungkinkan transaksi menggunakan 18 mata uang berbeda—termasuk Dolar AS (USD), Euro (EUR), dan Dolar Singapura (SGD)—tanpa perlu konversi kurs ke Rupiah.
Berkat fitur ini, Janice dapat dengan mudah bertransaksi tarik tunai di ATM atau menggunakan debit EDC di luar negeri.
Vera Eve Lim, Direktur BCA, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Janice. Menurutnya, dukungan BCA didasari kesamaan nilai fundamental antara perusahaan dan sang atlet.
“BCA terus menunjukkan konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik. Konsistensi ini juga kami lihat ada pada diri Janice, yang gigih dan tak kenal menyerah memberikan segala daya upaya terbaik demi menjadi juara,” kata Vera.
Ia menambahkan, konsistensi dan kerja keras Janice sejalan dengan nilai yang dibangun BCA dalam berinovasi.
“Kami selalu berkomitmen dan mendorong generasi muda untuk terus maju dalam bidang apa pun termasuk dalam bidang olahraga seperti tenis. Kami percaya BCA dapat mendukung mereka dalam mengharumkan nama Indonesia di mata dunia,” pungkas Vera. (*)





