INGATLAH – Usai rampungnya masa jeda kompetisi BRI Super League 2025/2026, Semen Padang FC kini mengusung misi mutlak bangkit dan keluar dari zona merah.
Pelatih kepala Kabau Sirah, Dejan Antonic secara tegas menyatakan bahwa dua laga tandang mendatang adalah kunci penentu nasib tim sebelum kompetisi kembali diistirahatkan.
Dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu (15/11/2025), Dejan menekankan pentingnya hasil positif demi merangkak naik dari posisi juru kunci klasemen sementara.
“Dua laga berikutnya adalah kunci untuk kita. Pertandingan lawan Persijap di Jepara akan berlangsung ketat karena sama-sama ada di papan bawah. Dua laga nanti anak-anak harus sampai 150 persen serius,” tegas Dejan, menuntut komitmen penuh dari anak asuhnya.
Semen Padang dijadwalkan menghadapi dua ujian berat di laga tandang. Pertama, mereka akan menantang Persijap Jepara pada pekan ke-13, Kamis (20/11), di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Pertandingan ini krusial karena Persijap juga merupakan pesaing langsung di papan bawah, menduduki posisi ke-16, hanya unggul empat poin dari Semen Padang.
Ujian kedua akan datang pada pekan ke-14, Rabu (27/11), saat bertandang ke markas Persik Kediri.
Dua pertandingan ini sangat vital karena setelahnya, Super League akan memasuki jeda kompetisi yang cukup panjang selama satu bulan guna memberikan ruang bagi pelaksanaan SEA Games.
“Setelah dua laga nanti, akan libur satu bulan karena SEA Games. Dua laga ini kita harus pakai hati dan harus harus lebih fight. Kita harus ada keputusan yang terbaik untuk hasil yang terbaik,” jelas Dejan, menyoroti urgensi poin maksimal.
Saat ini, Kabau Sirah terperosok di posisi paling bawah klasemen dengan koleksi hanya empat poin dari 11 pertandingan.
Mereka berjarak lima poin dari batas zona aman, membuat setiap poin dari dua laga tandang ini menjadi harga mati. (*)





