INGATLAH – Pertandingan antara Semen Padang FC dan pemuncak klasemen Borneo FC Samarinda di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (9/11/2025) malam, langsung menyajikan intensitas tinggi sejak peluit kick-off ditiup.
Tim tamu, Pesut Etam berhasil unggul cepat dan membuat tuan rumah terhenyak di hadapan publik sendiri.
Mariano Peralta menjadi aktor utama yang membungkam suporter tuan rumah. Pada menit ke-6, penyerang Borneo FC ini sukses merobek jala Semen Padang FC, mengubah skor menjadi 0-1.
Gol tersebut berawal dari skema serangan cepat yang dibangun rapi. Juan Villa mengirimkan umpan klinis, yang kemudian diteruskan melalui sundulan dada oleh Vinicius Junior ke arah kaki kanan Peralta.
Dengan sepakan keras terarah, Peralta sukses menjebol gawang yang dijaga Arthur Augusto da Silva di sisi kanan.
Meskipun Semen Padang FC mencoba bangkit setelah kebobolan, dengan menciptakan beberapa peluang dari sisi sayap kanan, pertahanan solid Borneo FC yang tampil percaya diri masih terlalu tangguh.
Hingga menit ke-32, skor masih bertahan 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Hujan Deras dan Insiden Kartu Merah yang Dibatalkan
Laga berjalan semakin memanas, tidak hanya dari intensitas permainan tetapi juga dari faktor cuaca. Pertandingan sempat diguyur hujan deras setelah menit ke-24.
Puncak drama terjadi pada menit ke-28 menyusul pelanggaran keras yang dilakukan oleh bek Borneo FC, Komang Teguh, terhadap pemain Semen Padang FC, Cornelius Stewart.
Wasit utama pertandingan sempat memberikan kartu kuning, namun kemudian mendapatkan panggilan untuk meninjau ulang insiden tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR).
Tayangan ulang VAR memperlihatkan bahwa kaki Komang Teguh sempat menebas tulang kering Stewart.
Namun, setelah melakukan pengecekan, wasit memutuskan untuk mengurungkan niatnya mengeluarkan kartu merah dan kembali kepada keputusan kartu kuning.
Keputusan ini diambil karena terlihat bahwa kaki Komang Teguh ditarik saat melakukan tendangan, yang mengurangi unsur kesengajaan fatal dalam tebasan tersebut.
Strategi Dejan Antonic dan Borneo yang Konsisten
Di kubu tuan rumah, Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic,melakukan perubahan mencolok dalam line-upnya.
Dejan memilih untuk mencadangkan dua pemain depan warisan pelatih sebelumnya, yakni Bruno Gomes dan Filipe Chaby.
Ia justru memainkan beberapa pemain lokal di lini depan, termasuk Firman Juliansyah dan pemain yang baru masuk line up, Ambrizal Umanailo, sebagai upaya untuk menyegarkan serangan Kabau Sirah.
Sementara itu, Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, tampil tanpa perubahan berarti dari skuad terbaiknya, menunjukkan kepercayaan penuh pada starting line-up yang berhasil membawa mereka memimpin klasemen.
Susunan Pemain
Semen Padang FC: Arthur Augusto; Angelo Rafael Meneses, Leo Guntara, Ricki Ariansyah, Rui Pedro Peixota; Alhassan Wakaso, Pedro Matos, Rosad Setiawan; Abrizal Umnailo, Cornelius Stewart, Firman Juliansyah.
Borneo FC: Nadeo Argawinata; Fajar Fathurrahman, Komang Teguh, Christophe Nduwarugira, Wesatherley Nogueira; Kei Hirose, Juan Felipe Villa, Rivaldo Pakpahan; Maicon Souza, Joel Vinicius, Mariano Peralta. (*)





