Berita

Menentang Keraguan, Fardianto Berhasil Jadi Sarjana Ilmu Komunikasi

×

Menentang Keraguan, Fardianto Berhasil Jadi Sarjana Ilmu Komunikasi

Sebarkan artikel ini
Jurnalis Sumatera barat, Fardianto berpose saat wisuda dirinya. (Foto: Ingatlah)

INGATLAH – Perjalanan panjang dan penuh liku akhirnya mencapai titik puncak. Tepat pada 1 November 2025, salah seorang jurnalis muda potensial Sumatera Barat, Fardianto atau yang akrab disapa Fardi resmi diwisuda.

Setelah menempuh studi selama 5,5 tahun, pria kelahiran tahun 90-an ini kini bangga menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom) dari salah satu universitas di Padang.

Pencapaian ini bukan sekadar raihan akademik biasa, melainkan sebuah kemenangan personal melawan keraguan.

Fardi, yang berasal dari Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, harus menghadapi pandangan skeptis dan diremehkan oleh sebagian orang di kampung halamannya.

Baca Juga  Dua Residivis Spesialis Curanmor di Pekanbaru Diringkus Polisi, Satu orang DPO

Merantau ke Padang, Menantang Derasnya Arus

Saat memutuskan merantau ke Kota Padang, ibu kota Sumatera Barat, Fardi harus berjuang keras layaknya menantang ombak di lautan. Kehidupan di kota besar menuntutnya untuk terus beradaptasi dan gigih.

Perjalanannya sebagai mahasiswa sekaligus wartawan tidaklah mudah. Namun, tekadnya untuk membuktikan diri jauh lebih kuat daripada rintangan yang ia hadapi.

“Perjalanannya tak mudah. Disepelekan oleh orang di kampungnya, Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Menentang ketidakpercayaan banyak orang terhadap dirinya,” demikian catatan dari sumber terdekat.

Hari ini, ia berhasil membungkam semua keraguan tersebut. Ia berdiri tegak dengan toga, meraih mimpi yang sempat ditentang oleh omongan-omongan sumbang di masa lalu. Bagi kedua orang tuanya, ini adalah hadiah terindah.

Baca Juga  5 Bulan Pascabencana, Endarmy Soroti Jembatan Anduriang Belum Diperbaiki

Hari ini, Fardi, anak kesayangan ayah-ibu itu, berhasil membungkam omongan banyak orang. Orang yang menentang mimpi menjadi sarjana, orang yang tak ingin si wartawan cekatan itu meraih mimpinya berfoto dengan toga wisuda.

Selamat atas gelar Sarjana Ilmu Komunikasi yang telah diraih, Fardianto. Kisahnya menjadi pengingat bahwa ketekunan dan semangat pantang menyerah adalah kunci untuk mengubah keraguan menjadi prestasi. (*)