INGATLAH – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Barat telah menyelesaikan agenda penting dalam Kongres Biasa Tahunan PSSI Sumbar 2025 yang digelar Sabtu (25/10/2025) di Ballroom Hotel Truntum, Kota Padang.
Kongres yang dipimpin oleh Ketua PSSI Sumbar periode 2021–2025, H. Indra Datuak Rajo Lelo, ini menghasilkan keputusan strategis terkait tata kelola organisasi dan persiapan pemilihan kepemimpinan baru.
Salah satu keputusan paling signifikan adalah penyesuaian regulasi internal. Kongres menyepakati Pencabutan Statuta PSSI Sumatera Barat dan Pemberlakuan Statuta PSSI Edisi 2025.
Keputusan ini diambil seiring dengan dinamika federasi pusat (PSSI) dalam mengejar perkembangan sepak bola nasional yang lebih kompetitif dan terintegrasi.
“Perubahan dalam Statuta PSSI edisi 2025, seperti peniadaan nama Asprov, langsung saja menjadi PSSI Sumatera Barat. Tak ada anggota Exco, pemilihan hanya Ketua saja. PSSI Kabupaten dan Kota jadi bagian dan kewenangan PSSI Provinsi. Untuk Ketua PSSI Kabupaten dan Kota diangkat oleh Ketua PSSI Provinsi,” urai Indra Dt Rajo Lelo.
Ia menegaskan, hanya akan ada satu Statuta PSSI yang menjadi regulasi utama, sementara di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota akan diatur melalui Pedoman Organisasi (PO).
Penetapan Komite Pemilihan Periode Baru
Karena Kongres Biasa ini merupakan yang terakhir bagi kepengurusan 2021–2025, agenda krusial lainnya adalah penetapan perangkat untuk Kongres Pemilihan Ketua PSSI Sumbar periode 2025–2029 yang rencananya akan dilaksanakan pada November mendatang.
Kongres berhasil menetapkan enam orang yang akan bertugas sebagai Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP):
Ketua PSSI Sumbar, Indra Dt Rajo Lelo, menjelaskan bahwa kongres ini wajib digelar setiap tahun sebagai pertanggungjawaban pengurus kepada anggota.
“Tahun 2025 ini menjadi akhir kepengurusan sehingga agenda kongres juga menetapkan KP dan KBP untuk Kongres Pemilihan Ketua PSSI Sumatera Barat periode 2025-2029. Hal penting lainnya adalah perubahan Statuta PSSI. Di mana, tak ada lagi statuta di tingkat provinsi,” jelasnya.
Sekretaris Umum PSSI Sumbar, Hendra Dupa, menyampaikan bahwa kongres yang dihadiri 45 klub anggota, 19 Askab/Askot, dan 3 Asosiasi naungan PSSI Sumbar ini berjalan lancar.
Semua anggota menerima Laporan Kegiatan dan Laporan Keuangan PSSI Sumatera Barat 2024 serta Program tahun 2025.
“Kongres biasa tahunan sekarang ini merupakan yang terakhir bagi kepengurusan 2021-2025. KP dan KBP telah ditetapkan dan mereka akan bekerja menyelenggarakannya, rencana November nanti,” tutup Hendra Dupa. (*)





