INGATLAH – Kabar duka menyelimuti dunia seni dan budaya Indonesia. Dalang kondang asal Kabupaten Sukoharjo, Ki Anom Suroto, dikabarkan tutup usia pada hari ini, Kamis (23/10).
Maestro pedalangan tersebut meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RS dr. Oen Kandang Sapi, Solo.
Kabar meninggalnya Ki Anom Suroto dibenarkan oleh putranya, Jatmiko. Ia menjelaskan bahwa sang ayah menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 07.00 WIB.
“Iya betul (meninggal dunia), jam 7 pagi tadi di Rumah Sakit dr. Oen Kandang Sapi, Solo,” kata Jatmiko dikutip dari detikJateng.
Jatmiko menceritakan bahwa kondisi Ki Anom Suroto sempat memburuk sebelum meninggal. Meski sehari sebelumnya masih sadar di ruang ICU, kondisi beliau pada hari Kamis pagi sudah tidak sadarkan diri.
“Kondisi kemarin masih sadar, tadi sudah nggak,” ucapnya.
Pesan Terakhir untuk Anak-anak
Sebelum tutup usia, Jatmiko mengaku masih sempat berkomunikasi dengan sang ayah. Ki Anom Suroto meninggalkan pesan penting bagi anak-anaknya.
“Kemarin masih sempat berkomunikasi, intinya suruh melanjutkan perjalanan bapak, sama anak-anak rukun nggak boleh ada yang berkelahi,” ungkap Jatmiko, mengenang pesan terakhir dari almarhum.
Jenazah Ki Anom Suroto rencananya akan disemayamkan di kediaman beliau, yakni di Ndalem Timsan, Makamhaji, Sukoharjo.
Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh pecinta seni wayang di Tanah Air. (*)





