INGATLAH.COM – PSPS Pekanbaru gagal meraih poin penuh usai ditahan imbang oleh tamunya Sumsel United dengan skor 1-1 dalam lanjutan champion pegadaian liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat, 18 Oktober 2025 sore.
Sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol Asir Azis dimenit 45+1, tim berjuluk Askar Bertuah itu harus puas berbagi poin setelah gol penyeimbang dibabak kedua oleh Sumsel United melalui tendangan keras Muzakkar pada menit ke-87.
PSPS Pekanbaru sendirinya tampil cukup menjanjikan di hadapan ribuan pendukungnya. Namun, sejak pertengahan babak pertama PSPS sudah harus bermain dengan 10 pemain usai bek kiri Muhammad Rio Saputro diganjar kartu merah dimenit ke-34 usai melakukan sikutan keras.
Meski begitu, anak asuh Aji Santoso tetap tampil disiplin dan solid, bahkan beberapa kali mengancam lewat serangan balik berbahaya.
Pertarungan kedua tim berlangsung keras dan penuh tensi. Sumsel United unggul dalam penguasaan bola, sementara PSPS tampil efektif dengan strategi transisi cepat.
Duel sengit di lini tengah antara Hafit Ibrahim dan Kurbonboev menjadi sorotan, keduanya tampil ngotot untuk menguasai jalannya permainan.
Memasuki babak kedua, tekanan Sumsel United semakin gencar. Beberapa peluang sempat tercipta melalui aksi Juninho dan Bayu Gatra, namun baru di penghujung laga usaha mereka membuahkan hasil lewat gol Muzakkar.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. PSPS harus menelan kekecewaan karena gagal mempertahankan keunggulan, sementara Sumsel United pulang dengan satu poin berharga dari Pekanbaru. Hasil ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi PSPS untuk lebih fokus menjaga konsentrasi hingga detik terakhir pertandingan.
Aji Santoso menurunkan komposisi terbaiknya dengan Muhammad Darmawan di bawah mistar, serta barisan belakang Achmad Faris Ardiansyah, Alfin Tuasalamony, Irsan Rahman Lestaluhu, dan Rio Saputro. Lini tengah diisi oleh Kurbonboev, M. Rafly I Selang, Nugroho Santoso, dan Yudhi Adytia Pratama, sedangkan duet Asir Azis dan Cristian Alex menjadi tumpuan serangan.
Sementara itu, Sumsel United yang datang dengan formasi ofensif menurunkan Panggih Triatmojo di bawah mistar. Barisan belakang diisi Fernando Barbosa Ferreira, Irwanto Bajo, Kurniawan, dan Muchlishin Aziz Hutagalung.
Di lini tengah, Hafit Ibrahim berkolaborasi dengan Diego Dalloca, Mohamad Syahril Afrizal, dan Bayu Gatra Sanggiawan, sedangkan duet Juninho Cabral dan Tomi Darmawan menjadi andalan di lini depan.(San).





