INGATLAH – Semangat kebersamaan dan komitmen untuk pembinaan generasi muda Islam terpancar kuat di Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT).
Hal ini menyusul dilantiknya pengurus baru Remaja Masjid Aufu Bil Uqud untuk masa bakti 2025–2028 dalam sebuah acara khidmat pada Jumat malam (18/10/2025).
Prosesi pelantikan berlangsung di Masjid Aufu Bil Uqud dan dipimpin langsung oleh Ketua LPM Koto Katik, Irma Oktri Widiyani.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pengurus masjid, perwakilan kelurahan, serta jemaah dan remaja setempat.
Irma Oktri Widiyani menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kesiapan para pemuda untuk terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial.
Ia berharap kepengurusan baru ini dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Pelantikan ini hasil musyawarah bersama tokoh masyarakat dan jemaah. Kami berharap para pengurus mampu menjaga amanah dengan baik, berkolaborasi dengan jemaah, dan terus menebarkan semangat kebersamaan di masjid,” ujarnya.
Komitmen Pembinaan Generasi Berakhlak
Ketua Remaja Masjid terpilih, Fahri Alfarizi, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang telah diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi remaja masjid sebagai pusat pembinaan yang positif.
Fahri bertekad menjadikan Remaja Masjid Aufu Bil Uqud sebagai wadah bagi generasi muda Islam yang produktif, kreatif, dan berakhlakul karimah.
“Insyaallah amanah ini akan kami jalankan sebaik mungkin. Kami butuh bimbingan dari para tokoh dan jemaah agar setiap kegiatan yang kami lakukan benar-benar bermanfaat dan membawa kebaikan bagi lingkungan masjid,” tuturnya, menunjukkan kesediaan untuk terus belajar dan bersinergi dengan sesepuh.
Pelantikan pengurus baru ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menumbuhkan semangat kepemudaan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dengan kepengurusan yang baru, Remaja Masjid Aufu Bil Uqud diharapkan dapat semakin aktif menggerakkan dakwah, kegiatan sosial, dan pembinaan generasi muda di Koto Katik. (*)





