INGATLAH.COM – Manajemen PSPS Pekanbaru melalui Chief Operating Officer (COO) PSPS, Edward Riansyah angkat bicara terkait insiden permainan keras berujung kartu merah saat laga menghadapi Persikad Depok, Sabtu (4/10) lalu.
“Saya tegaskan, bahwa pemain PSPS tidak pernah dengan sengaja mencederai lawan. Ini murni karena faktor ketidaksengajaan. Yang penting, jangan memperkeruh kondisi sekarang,” tegas pria yang akrab disapa Edu, Rabu (8/10/2025).
Benturan keras pada lanjutan Liga 2 di Stadion Pakansari, Bogor, itu terjadi saat pemain PSPS Pekanbaru, Jeferson Ferreira berebut bola lambung dengan Bil’asqan, naas untuk Bil’asqan mengalami cedera kepala serius dan segara mendapat perawatan medis.
Edu juga mengkalirifikasi, ia mengatakan dalam insiden itu tim medis PSPS bahkan langsung turun tangan membantu pemain Persikad tersebut saat tak sadarkan diri di lapangan.
“Medis kami secara responsif membantu. Semua itu atas dasar kemanusiaan, saya tegaskan tidak ada unsur kesengajaan” lanjutnya.
Insiden tersebut terjadi di menit akhir pertandingan. Benturan itu membuat Bil’asqan terjatuh, kejang, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Meski kondisi Bil’asqan kini stabil, ia masih menjalani perawatan intensif akibat perdarahan subdural hematoma. (San).





