INGATLAH.COM – Kelangkaan gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram atau yang akrab disebut gas melon kembali melanda masyarakat Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sudah beberapa hari terakhir, warga kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok untuk memasak ini.
Maya (40), warga Jalan Rintis, mengaku harus berkeliling ke banyak warung untuk mencari gas. Namun hingga dua hari berturut-turut, usahanya tetap sia-sia.
“Sudah keliling seluruh kedai di Kota Selatpanjang, tapi semuanya bilang habis. Tidak ada satu pun yang jual gas,” keluhnya, Kamis (2/10/2025).
Tidak berhenti sampai di kota, Maya bahkan mencari ke sejumlah desa sekitar.
“Saya sudah ke Desa Sesap, Banglas, Banglas Barat, sampai Desa Gogok. Satu per satu warung saya datangi, tetap tidak ketemu. Semua kosong,” tuturnya.
Bagi warga yang memiliki rezeki lebih, kebutuhan makan terpaksa dipenuhi dengan membeli makanan di rumah makan atau warung.
Namun bagi sebagian besar masyarakat, kelangkaan ini menambah beban, terlebih kondisi ekonomi saat ini sedang sulit.





