RiauPekanbaru

Polisi Imbau Warga Rangsang Barat Waspada, Jangan Berenang Saat Air Pasang

×

Polisi Imbau Warga Rangsang Barat Waspada, Jangan Berenang Saat Air Pasang

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Tragedi meninggalnya Syahdani Ikram (21), pemuda Dusun Ayun, Desa Permai, Kecamatan Rangsang Barat, menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di laut.

Kapolsek Rangsang Barat, Ipda Ahmad Fauzi Menara, mengingatkan bahaya berenang di laut, terutama ketika kondisi cuaca tidak baik atau saat air pasang.

“Air pasang bisa menimbulkan arus kuat yang berbahaya. Kami imbau masyarakat agar menghindari berenang di laut pada kondisi tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Ipda Menara, Rabu (23/9/2025).

Baca Juga  Bukan Sekadar Angka, Polda Riau Bedah Pagu Anggaran Polres Kampar untuk 2027

Ia juga berharap masyarakat lebih berhati-hati dan mengawasi keluarga atau anak-anak yang beraktivitas di sekitar pantai.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan sampai peristiwa serupa terulang kembali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Syahdani Ikram dilaporkan hilang saat bermain ke laut.

Warga Dusun Ayun, Desa Permai, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti itu akhirnya ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Rangsang Barat, Ipda Ahmad Fauzi Menara, menyampaikan korban ditemukan pada Rabu (23/9/2025) siang, sekitar 100 meter dari lokasi awal ia dilaporkan hilang.

Baca Juga  Kajati Riau Tekankan Pelayanan Prima Pegawai Pasca Cuti Lebaran

“Korban diduga hanyut terbawa arus laut. Saat air mulai surut, tubuh korban mengambang dan ditemukan oleh warga bersama petugas,” jelas Ipda Menara.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi ke rumah duka. (*)