INGATLAH.COM – Kasus dugaan kasus perundungan yang sering dikenal dengan sebutan bullying kembali terjadi di Kota Pekanbaru.
Terbaru, seorang siswa SMA Negeri 9 berinisial FL diduga menjadi korban pengeroyokan sejumlah siswa hingga mengalami patah tulang hidung serta memar serius di bagian mata kiri.
Orang tua FL, Lisa mengatakan kejadian tersebut bermula saat anaknya dilempar sebuah pena oleh seorang murid dan didorong beberapa murid lainnya.
Aksi tersebut berlanjut saat korban ingin mengambil wudhu juga dirundung hingga tersungkur kedalam parit.
“Anak saya sempat didorong hingga jatuh ke dalam parit saat mengambil air wudhu dan juga dikeroyok disalah satu lokasi di Jalan Diponegoro,” ujar Lisa.
“Akibat kejadian tersebut hidung anak saya patah, mata kirinya lebam parah sampai pandangannya kabur,” tambah Lisa, Rabu (17/9/2025).
Saat ini, korban telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru.
“Akibat luka yang dialami anak saya yang cukup serius harus menjalani operasi medis. Sekarang masih dalam tahap pemulihan,” jelasnya.
Dirinya juga mengungkapkan kesedihan mendalam lantaran pihak sekolah belum memberikan perhatian serius terhadap kondisi anaknya.
“Sekolah hanya sekadar menanyakan kondisi anak saya lewat WhatsApp. Tidak ada penjelasan atau sikap tegas dari pihak sekolah,” keluh Lisa.
Atas kejadian tersebut, keluarga korban resmi melaporkan dugaan pengeroyokan ini ke Polresta Pekanbaru.
Sementara itu, pihak sekolah SMA Negeri 9 Pekanbaru belum memberikan keterangan resmi kepada media hingga berita ini diturunkan.





