INGATLAH – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia. Penunjukan itu berlaku sejak 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Purbaya, pria kelahiran 7 Juli 1964, kini berusia 61 tahun. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki rekam jejak panjang di bidang ekonomi, meskipun latar belakang pendidikannya semula berasal dari bidang teknik.
Berdasarkan profil resmi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya menamatkan pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Elektro. Ia kemudian melanjutkan studi magister dan doktor bidang Ilmu Ekonomi di Purdue University, Amerika Serikat, hingga meraih gelar Master of Science (MSc) dan PhD.
Karier profesional Purbaya dimulai pada 1980-an dengan bekerja sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas S.A. Selanjutnya, ia terjun ke dunia riset dan keuangan dengan bergabung di Danareksa Research Institute pada 2000. Di sana ia pernah menjabat sebagai Senior Economist hingga Chief Economist, bahkan dipercaya memimpin PT Danareksa Securities pada 2006–2008.
Selain itu, Purbaya juga pernah menduduki kursi direksi PT Danareksa (Persero). Tidak hanya di sektor swasta, kiprahnya di pemerintahan juga panjang. Ia pernah menjadi Staf Khusus di berbagai kementerian, antara lain di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Politik Hukum dan Keamanan, serta Kemaritiman.
Pada Mei 2018, Purbaya menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Kemudian, sejak 3 September 2020, ia dipercaya menjadi Ketua Dewan Komisioner LPS.
Kini, dengan pengalaman panjang di bidang ekonomi, keuangan, dan pemerintahan, Purbaya diharapkan mampu melanjutkan reformasi fiskal serta menjaga stabilitas perekonomian nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.





