Pekanbaru

Polsek Tenayan Raya Dalami Tragedi 2 Bocah Meninggal di Galian Batu Bata

×

Polsek Tenayan Raya Dalami Tragedi 2 Bocah Meninggal di Galian Batu Bata

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Duka menyelimuti warga Jalan Badak Ujung, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, setelah dua orang anak ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di lokasi bekas galian tanah pembuatan batu bata.

Kejadian tragis ini terjadi pada Senin (8/9/2025), dan sempat membuat heboh warga setempat setelah keduanya dilaporkan hilang.

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Didi Antoni didampingi Kanit Reskrim Iptu Dodi Vivino, dalam keterangannya menjelaskan bahwa laporan awal diterima pihak kepolisian sekitar pukul 20.00 WIB malam.

“Laporan pertama yang kami terima dari orang tua korban yakni anak mereka tidak pulang hingga malam setelah bermain di sekitar lingkungan rumah,” ujar Kapolsek, Selasa, (9/9/2025).

Setelah itu kami langsung bergerak bersama pihak kelurahan dan warga sekitar dan hingga malam operasi pencarian dihentikan karena tidak menemukan hasil positif.

Baca Juga  Dampak Dolar Naik, Biaya Produksi Perajin Tahu di Pekanbaru Melonjak 30 Persen

Pencarian dilanjutkan keesokan paginya. Sekitar pukul 09.00 WIB Selasa (9/9), salah satu jenazah ditemukan mengapung di kolam bekas galian tanah, yang sering digunakan untuk memproduksi batu bata.

“Salah satu korban didapati mengapung disebuah galian bata dan dilanjutkan dengan korban kedua yang ditemukan dilokasi yang sama berjarak 300 meter dari rumah korban,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan kedua korban telah dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara dan telah dikembalikan kerumah duka.

“Hasil otopsi mengungkapkan paru-paru korban berisi air, dan ditemukan cairan keluar dari hidung, yang mengindikasikan mereka tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa lokasi kejadian saat ini telah dipasang garis polisi dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polresta Pekanbaru bersama Polda Riau.

Baca Juga  Riau Jadi Sorotan Nasional, Pemerintah Perkuat Strategi Cegah Karhutla Sejak Dini

“Kami akan mendalami lebih lanjut apakah lokasi ini legal atau tidak, serta apakah ada unsur kelalaian yang menyebabkan terjadinya musibah ini. Namun saat ini, fokus utama kami adalah membantu keluarga korban dan masyarakat yang sedang berduka,” jelasnya.

Terakhir Kapolsek mengimbau warga, terutama orang tua, untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di lingkungan sekitar, khususnya di area yang berpotensi membahayakan.

“Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Pak Kapolda, Kapolresta Pekanbaru, serta unsur pemerintahan kota juga sudah hadir langsung di lokasi untuk menyampaikan duka dan memastikan proses penanganan berjalan dengan baik,” tutupnya.