Olahraga

Video Kericuhan Semifinal Walinagari Baringin Cup Viral di Instagram, Wasit Garis Dikeroyok Suporter

×

Video Kericuhan Semifinal Walinagari Baringin Cup Viral di Instagram, Wasit Garis Dikeroyok Suporter

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Laga semifinal Walinagari Baringin Cup 1 antara Sigarungguang FC vs Kampung Baru FC pada Sabtu sore (6/9) berakhir ricuh dan kini viral di media sosial Instagram.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap wasit garis, Weski, hingga mengalami luka serius di kepala dan tubuh.

Informasi yang berhasil dihimpun, kericuhan bermula pada menit ke-50, saat wasit garis mengangkat bendera tanda offside untuk salah satu pemain Kampung Baru FC.

Keputusan itu memicu amarah pemain yang langsung melakukan protes keras.

Wasit garis sempat membalas dengan pukulan, namun situasi cepat memanas.

Tak berhenti di situ, sejumlah suporter Kampung Baru FC turun ke lapangan dan mengeroyok sang wasit.

Baca Juga  Wali Nagari Sungayang Diberhentikan, Kepemimpinan Sementara Ditangani Sekretaris

Aksi brutal itu membuat pertandingan dihentikan dan korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Padahal, sejak awal laga berlangsung cukup seru. Sigarungguang FC lebih dulu unggul 1-0 di babak pertama, membuat tensi pertandingan kian tinggi.

Memasuki babak kedua, Kampung Baru FC tampil agresif, namun keputusan offside di tengah upaya mengejar ketertinggalan justru memicu keributan besar.

Ketua Pelaksana Turnamen, Bayu Gaskin, menyesalkan insiden tersebut.

“Kejadian ini di luar dugaan kami dan jelas mencoreng semangat sportivitas yang selama ini kita junjung,” ujarnya.

Baca Juga  Keunikan Tradisi Pacu Jawi Warisan Budaya Minangkabau yang Memikat Dunia

Sementara itu, Walinagari Baringin, Rahmat Aliyah Andri, Amd, menegaskan insiden ini harus ditangani serius oleh pihak berwenang.

“Turnamen ini seharusnya menjadi ajang silaturahmi, bukan keributan. Kami akan mendorong agar kasus ini ditindak tegas,” katanya.

Hingga kini, kondisi Weski dilaporkan masih dalam perawatan medis.

Polisi juga telah mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Insiden ini meninggalkan catatan hitam bagi Walinagari Baringin Cup 1, yang awalnya diharapkan berlangsung aman, meriah, dan penuh sportivitas.

Banyak pihak berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar sepak bola antar nagari kembali ke esensi awalnya mempererat persaudaraan.(*)