BeritaKampar

Rem Alami Gagal fungsi, Truk Bermuatan Pakan Ikan Terjun ke Danau PLTA Kampar

×

Rem Alami Gagal fungsi, Truk Bermuatan Pakan Ikan Terjun ke Danau PLTA Kampar

Sebarkan artikel ini
Rekaman CCTV memperlihatkan sebuah truk bermuatan pakan ikan terjun ke Danau PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (3/9/2025). Insiden ini diduga akibat rem blong. (ist)
Rekaman CCTV memperlihatkan sebuah truk bermuatan pakan ikan terjun ke Danau PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (3/9/2025). Insiden ini diduga akibat rem blong. (ist)

INGATLAH – Sebuah truk Fuso Tronton bernomor polisi BK 9872 XE mengalami kecelakaan tunggal dan tercebur di kawasan Danau PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Rabu, (3/9/2025).

Truk tersebut mengangkut pakan ikan seberat 26,5 ton dan terjun ke dalam danau setelah mengalami kegagalan fungsi rem saat hendak berbalik arah usai membongkar muatan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, mengatakan bahwa truk dikemudikan oleh Riki Antono (35), warga Rantau Selatan, bersama dua rekannya.

Baca Juga  Di Zona Merah, Persijap Pasang Target Poin di Pulau Dewata

Kendaraan tersebut berangkat dari Tanjung Morawa, Medan, pada Senin (1/9/2025) malam untuk mengantarkan pakan ikan ke keramba apung di Danau PLTA Koto Panjang.

“Setelah selesai membongkar muatan sekitar pukul 11.30 WIB, pengemudi bermaksud memutar balik kendaraan. Namun, di jalan yang menurun, rem tiba-tiba tidak berfungsi. Menyadari bahaya, pengemudi segera melompat keluar dari kabin,” ujar AKP Wulan Kamis(4/9/2025).

Beruntung, pengemudi hanya mengalami luka ringan berupa lecet di bagian kepala. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga  Dentuman Misterius di Jembatan Leton II Bikin Geger, Warga Minta Pemeriksaan Struktur Segera

Akibat kecelakaan tersebut, truk milik PT Putra Fajar (Medan) tenggelam di dasar danau. Pihak kepolisian bersama perusahaan saat ini sedang berkoordinasi untuk melakukan evakuasi kendaraan menggunakan mobil derek.

“Situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan tertib. Proses evakuasi kendaraan masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak perusahaan,” tutup AKP Wulan.(*)