INGATLAH – Penemuan bayi yang diduga ditelantarkan menggemparkan warga Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, Kamis, (7/8/2025) pagi.
Bayi perempuan yang masih hidup satu hari itu ditemukan di sebuah gang di Jalan Tanjung Datuk dibungkus kain biru di dalam sebuah tas sandang hitam.
Hal itu dibenarkan Kapolsek Limapuluh, Kompol Viola Dwi Anggreni, ia menyebutkan bayi mungil itu pertama kali ditemukan oleh warga yang saat itu tengah melintas.
“Benar, bayi malang tersebut diduga ditelantarkan dengan sengaja, ia ditemukan dalam kondisi dibungkus kain bedung rapi dan diletakkan di tempat yang tersembunyi di sisi ruko,” ujar Kapolsek Viola Dwi Anggreni, Kamis, (7/8/2025).
Kapolsek menambahkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dilokasi penemuan bayi dan diduga kuat motif awal bayi ini hasil hubungan gelap sepasang kekasih yang tak diinginkan.
“Kami menduga bayi ini sengaja dibuang oleh orang tuanya. Dugaan kuat merupakan hasil dari hubungan terlarang dan sengaja ditinggalkan karena dianggap sebagai aib,” ungkap Kapolsek.
Saat ini, Tim piket SPKT bersama fungsi Polsek Limapuluh telah mengevakuasi bayi tersebut ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kondisi bayi kini telah stabil usai mendapat penanganan medis di RS Bhayangkara, saat ini dalam pengawasan pihak rumah sakit,” tuturnya.
Menindaklanjuti kasus ini, Jajaran Polsek Limapuluh kini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas orang tua atau pelaku pembuangan bayi tersebut.
“Kami telah melakukan pengecekan sejumlah CCTV di sekitar lokasi dan sedang dianalisis tim penyidik dan akan memburu pelaku tindakan tidak bermoral ini,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Sosial Kota Pekanbaru, untuk memastikan perlindungan dan hak-hak bayi tersebut tetap terjaga.
“Kami akan menangani kasus ini secara serius dan mendalam. Tidak akan ada toleransi untuk tindakan seperti ini,” tutup Kompol Viola.(*)





