Padang — Di balik wajah Kota Padang yang bersih dan rapi, terutama menjelang Hari Jadi Kota (HJK) ke-356, ada sosok-sosok tangguh yang kerap luput dari perhatian.
Mereka adalah para petugas kebersihan yang sejak fajar menyingsing, telah lebih dulu menyambut hari demi menjaga keindahan kota.
Salah satu dari mereka adalah Ratih (nama samaran), petugas kebersihan yang setiap pagi hadir di kawasan Pantai Padang, lokasi yang menjadi salah satu ikon wisata Kota Padang.
Minggu pagi (26/7/2025), di tengah udara dingin sisa hujan malam sebelumnya, Ratih tampak sigap menyapu dan memunguti sampah di sepanjang jalan.
Mengenakan seragam oranye mencolok, ia bekerja tanpa banyak bicara, ditemani sapu lidi dan karung di tangan.
“Akhirnya selesai juga,” ucapnya pelan setelah satu titik lokasi selesai dibersihkan.
Ratih tercatat sebagai pegawai harian lepas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang.
Ia adalah satu dari sekian banyak perempuan tangguh yang dijuluki “Perempuan Bersih”, sebutan yang diberikan kepada petugas kebersihan perempuan yang turut menjaga citra kota.
Meski pekerjaan tersebut kerap dianggap sebagai pekerjaan berat yang identik dengan laki-laki, Ratih mengaku tak mempermasalahkannya.
“Apapun pekerjaannya, asal halal dan bermanfaat, saya jalani,” tuturnya.
Di tengah gaya hidup modern yang lekat dengan kecantikan dan media sosial, para “Perempuan Bersih” seperti Ratih justru memilih menyumbangkan tenaga demi menjaga lingkungan tetap asri.
Setiap pagi, saat sebagian besar warga masih terlelap, mereka sudah menyusuri jalan-jalan kota.
Menjelang HJK Padang ke-356 yang jatuh pada 7 Agustus 2025, peran mereka semakin vital. Kota akan kedatangan banyak tamu dan perayaan digelar di berbagai titik.
Kebersihan menjadi wajah pertama yang akan dilihat pengunjung.
Tepat pukul 09.00 WIB, Ratih bersiap pulang. Sebuah becak motor DLH datang menjemput dan mengangkut karung-karung berisi sampah hasil kerjanya. Sampah-sampah itu akan dibawa ke truk pengangkut milik “Pasukan Oranye”.
Pekerjaan selesai, namun tugas menjaga kota tetap bersih belum usai. Esok pagi, Ratih dan “Perempuan Bersih” lainnya akan kembali hadir. (*)





