Padang – Nama Bagas Kandano Andara, pelajar SMAN 10 Padang, kini tengah jadi sorotan publik usai berhasil menjuarai Kejuaraan Nasional *Drag Race Pro7 WF* yang digelar di Lanud Sutan Sjahrir, Kota Padang, Minggu (20/7/2025). Bagas meraih posisi pertama dalam kategori *Bracket Time* dengan mengendarai mobil Honda Brio.
Tampil percaya diri di tengah persaingan ketat ratusan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia, Bagas mampu mencatatkan waktu terbaik di kelasnya. Prestasi ini terasa semakin istimewa karena ia masih berstatus sebagai siswa sekolah menengah atas.
“Alhamdulillah bisa meraih hasil maksimal. Terima kasih untuk keluarga dan semua yang sudah mendukung,” ujar Bagas kepada wartawan usai perlombaan.
Ajang *Drag Race Pro7 WF* merupakan salah satu kompetisi otomotif bergengsi di Indonesia. Kejuaraan ini menjadi wadah pembuktian kemampuan baik bagi pembalap profesional maupun talenta muda dari berbagai provinsi.
Kemenangan Bagas turut menarik perhatian publik karena latar belakang keluarganya. Ia merupakan putra dari David Wewe, anggota kepolisian yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Namun di lintasan, Bagas membuktikan bahwa pencapaiannya lahir dari kerja keras, disiplin, dan fokus.
Pencapaian ini juga mendapat apresiasi dari komunitas otomotif di Sumatera Barat. Mereka menilai Bagas adalah simbol keberhasilan pembinaan generasi muda di bidang balap yang positif dan terarah.
“Ini menjadi bukti bahwa dunia balap bisa menjadi ruang ekspresi dan prestasi bagi remaja, jika diarahkan dan difasilitasi dengan baik,” ujar salah seorang penggiat otomotif lokal.
Pihak SMAN 10 Padang pun menyambut baik keberhasilan siswanya itu. Mereka berharap prestasi Bagas bisa menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk berani bermimpi dan menyalurkan bakat secara positif.
“Kami tentu bangga. Semoga Bagas terus berprestasi, baik di lintasan balap maupun di bidang akademik,” ucap salah satu guru pembimbing.
Saat ini, Bagas masih fokus menyeimbangkan dunia pendidikan dengan hobi balapnya. Ia berharap bisa terus berkembang dan suatu hari nanti menjadi pembalap nasional yang mengharumkan nama Sumatera Barat. (*)





