Olahraga

Pemerintah Korea Selatan Selidiki Asosiasi Badminton Terkait Kasus An Se Young

×

Pemerintah Korea Selatan Selidiki Asosiasi Badminton Terkait Kasus An Se Young

Sebarkan artikel ini
Pemain badminton Korea Selatan An Se Young. (Foto: Instagram @a_sy_2225)
Pemain badminton Korea Selatan An Se Young. (Foto: Instagram @a_sy_2225)

INGATLAH.COM – Pemerintah Korea Selatan, melalui Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata, mulai melakukan investigasi terhadap Asosiasi Badminton Korea (BKA) terkait isu yang melibatkan pemain badminton An Se Young.

Pengumuman ini disampaikan pada Senin (12/8), dengan rencana tim investigasi yang akan terdiri dari sekitar 10 orang.

“Kami akan memulai penyelidikan terhadap Asosiasi Badminton mulai hari ini,” demikian pernyataan resmi dari Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, dikutip dari Naver.

Penyelidikan ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari penanganan cedera, fokus pelatihan yang lebih berat pada sektor ganda, hingga kesempatan untuk berkompetisi.

Pemerintah juga akan menelusuri tata cara, sistem, dan penggunaan dana subsidi yang diberikan kepada Asosiasi Badminton Korea.

Selain itu, isu terkait perlunya kehadiran pelatih pribadi, yang selama ini bukan praktik umum di Korea, juga akan menjadi bagian dari investigasi.

Baca Juga  Tahan Imbang Persis Solo tanpa Gol, Andre Rosiade: Permainan Semen Padang FC lebih Baik

Kasus ini mencuat setelah An Se Young, yang baru saja memenangkan medali emas di Olimpiade Paris 2024, mengungkapkan berbagai keluhan dalam sesi konferensi pers pasca-kemenangannya.

Pengakuannya ini mengejutkan banyak pihak dan memicu investigasi yang kini dilakukan oleh pemerintah Korea Selatan.

Pebulutangkis 22 tahun itu pernah mengalami cedera di Asian Games 2022 di Hangzhou. Kala itu An Se Young terjatuh hingga lututnya terbentur di lapangan saat melawan wakil China Cheon Wi-fei di final tunggal putri.

Tim medis BKA menyatakan An Se Young bisa melanjutkan pertandingan. Ia kemudian kalah meski sudah berjuang keras menyelesaikan laga.

Ternyata cedera lutut An Se Young lebih serius dari yang diduga. ASY harus menjalani pemulihan cedera yang cukup panjang karena penanganan yang kurang tepat.

“Saya ingin mengakhiri hari dengan indah, tetapi semua orang terkejut dengan wawancara saya, bukan?” kata An Se Young di Instastory pribadinya dikutip Naver.

Baca Juga  Semarak Bhayangkara ke-80, Kapolres Kampar Gelar Turnamen Mini Soccer Antar Satker

“Saya ingin menikmatinya sedikit setelah saya menyelesaikan semuanya, tetapi sebelum sempat melakukannya, wawancara tersebut diperluas ke artikel lain. Cerita yang saya alami tidak mudah sama sekali,” kata An Se Young menambahkan.

Peraih medali emas Olimpiade 2024 itu juga menjelaskan, pernyataannya bertujuan untuk melindungi atlet.

“Saya ingin berbicara tentang manajemen pemain, tetapi saya sekali lagi terluka oleh artikel dari asosiasi dan pelatih yang secara tidak sengaja mengalihkan tanggung jawab.”

“Bukan karena saya hebat, tetapi ingin berbicara tentang pemain yang perlu dilindungi dan dikelola, serta mengedepankan komunikasi daripada kewenangan. Tetapi sangat disayangkan hal itu dilaporkan ulang sebagai artikel sensasional,” ungkap An Se Young. (*)