BengkalisBeritaRiau

Nelayan Hilang Saat Menjaring Udang di Rupat Utara, Pompong Ditemukan Tanpa Korban

×

Nelayan Hilang Saat Menjaring Udang di Rupat Utara, Pompong Ditemukan Tanpa Korban

Sebarkan artikel ini
Kapal Basarnas KN 218 saat dikerahkan menuju lokasi pencarian nelayan yang hilang di Perairan Beting Galah, Desa Suka Damai, Rupat Utara, Bengkalis, Riau, Selasa (17/6/2025). Sebanyak 14 personel tim rescue diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian. (Dok. Basarnas Pekanbaru)
Kapal Basarnas KN 218 saat dikerahkan menuju lokasi pencarian nelayan yang hilang di Perairan Beting Galah, Desa Suka Damai, Rupat Utara, Bengkalis, Riau, Selasa (17/6/2025). Sebanyak 14 personel tim rescue diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian. (Dok. Basarnas Pekanbaru)

INGATLAH – Seorang nelayan bernama Atai (40), warga Desa Suka Damai, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari pompong saat menjaring udang di perairan Beting Galah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima informasi terkait kejadian tersebut pada Selasa (17/6/2025) pukul 17.00 WIB.

“Korban terakhir terlihat oleh rekannya pada Senin pagi saat menarik jaring di atas pompong. Namun tak lama kemudian korban sudah tidak terlihat lagi. Diduga korban terjatuh ke laut,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa malam.

Dijelaskan Budi, Menurut keterangan saksi, korban bersama dua rekannya berangkat ke laut pada Senin (16/6/2025) pukul 06.30 WIB menggunakan pompong masing-masing untuk menjaring udang di Perairan Beting Galah.

Baca Juga  Diterjang Ombak Besar, Dua Nelayan Pessel Dilaporkan Hilang

Saat menebar jaring, ketiganya berada dalam jarak sekitar 100 meter. Sekitar pukul 10.00 WIB, salah satu saksi melihat korban menarik jaring. Namun beberapa saat kemudian, korban tidak lagi terlihat di atas perahu.

“Rekan korban kemudian mendekat ke pompong korban dan hanya menemukan jaring milik korban. Mereka sempat melakukan pencarian mandiri, tapi korban tidak ditemukan,” ujar Budi.

Dikatakan Budi, dalam operasi pencarian, Basarnas Pekanbaru mengerahkan satu tim rescue berjumlah 14 personel menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 218 menuju lokasi kejadian pada pukul 17.20 WIB dengan estimasi tiba sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga  Pulau Rupat, Surga Tersembunyi di Riau yang Wajib Dikunjungi

Sementara itu, pencarian pada Selasa siang juga melibatkan unsur gabungan dari Sat Polairud Polres Bengkalis, Polsek Rupat Utara, TNI AL Pos Tanjung Medang, dan Babinsa, yang dipimpin oleh Kapolsek Rupat Utara AKP Herman, SH.

“Proses pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB karena kondisi sudah mulai gelap, dan akan dilanjutkan kembali esok hari,” kata Budi.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.