INGATLAH – Semen Padang FC resmi membawa 20 pemain untuk menghadapi Arema FC dalam laga penutup kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/2025.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/5/2025) itu menjadi krusial bagi tim Kabau Sirah.
Jelang keberangkatan ke Malang, Semen Padang FC menggelar sesi latihan terakhir di Stadion GOR H. Agus Salim Padang pada Rabu (21/5/2025) sore.
Dalam latihan tersebut, tim asuhan Eduardo Almeida memfokuskan diri pada pematangan strategi dan skema permainan menghadapi Singo Edan.
Asisten Manajer Semen Padang FC, Masykur Rauf, menegaskan pentingnya laga ini. Ia menyebutkan, seluruh persiapan telah dilakukan dengan serius karena pertandingan ini menjadi penentu nasib tim di kasta tertinggi sepak bola nasional.
“Ini adalah harga diri dan harga mati. Tidak ada pilihan lain, kita harus meraih tiga poin,” tegas Masykur.
Dari 20 pemain yang diboyong ke Malang, hanya satu pemain yang dipastikan absen, yaitu Zidane Afandi. Selebihnya, seluruh pemain dinyatakan siap tempur.
Meski sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 saat melawan Persik Kediri, Masykur menilai hasil tersebut masih dalam batas wajar.
Saat ini, Semen Padang FC berada di posisi ke-15 klasemen sementara, dan hasil pertandingan melawan Arema FC akan sangat menentukan apakah mereka tetap bertahan di Liga 1 atau harus turun kasta ke Liga 2.
“Laga ini sangat menentukan. Segalanya dipertaruhkan di pertandingan terakhir ini,” ujarnya.
Kabau Sirah sejauh ini belum menelan kekalahan dalam lima laga terakhir. Namun, catatan tersebut belum cukup membawa mereka keluar dari ancaman degradasi.
Kemenangan atas Arema FC menjadi satu-satunya jalan untuk mengamankan posisi di Liga 1. (*)





