BeritaUtama

Rem Blong, Angkot di Padang Tabrak Dua Rumah Warga

×

Rem Blong, Angkot di Padang Tabrak Dua Rumah Warga

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Sebuah angkutan kota (angkot) bernomor polisi BA 1985 BU mengalami kecelakaan di kawasan Jalan Karang Putih, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Selasa (13/5/2025) sekitar pukul 18.20 WIB.

Insiden ini terjadi akibat kegagalan sistem pengereman kendaraan saat melintasi turunan di depan SD 13 Batu Gadang.

Menurut keterangan saksi mata, Nur Aini (52), angkot yang dikemudikan Gustian (41) melaju dari arah Ngalau Batu Gadang menuju Indarung dengan kecepatan tinggi.

“Angkot itu melaju sangat kencang seperti di film Fast & Furious karena rem tidak berfungsi,” ujar Nur Aini.

Dalam kepanikan, sopir angkot sempat memerintahkan seorang penumpang untuk melompat keluar dari kendaraan.

Baca Juga  Delapan Hari Pencarian, Pria yang Lompat dari Kapal Dumai Line Ditemukan Meninggal

Penumpang tersebut, Rahma Dani (15), seorang pelajar asal Blok D Gadut, mengalami luka di bagian kanan tubuh dan pipi kanan akibat terjatuh.

Dua Rumah Warga Rusak Parah

Setelah kehilangan kendali, angkot tersebut akhirnya menabrak dua rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Salah seorang saksi lainnya, Yusnizar (55), menyebutkan bahwa suara tabrakan sangat keras hingga mengagetkan warga sekitar.

“Suara tabrakannya sangat keras, kami semua langsung keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi,” kata Yusnizar, warga Simpang Kabun RT 04, RW 02, Batu Gadang.

Beruntung, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka berat. Namun, kerusakan pada dua unit rumah warga tersebut cukup parah.

Baca Juga  Hingga Pekan ke-6, 65 Persen Pemain Madura United Dapat Menit Bermain

Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penghitungan kerugian material akibat insiden tersebut.

Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan dari pengemudi angkot, Gustian, yang beralamat di Kubu Dalam Kompleks Gria Karisma RT 01 RW 01, Padang Timur.

Polisi kini tengah menyelidiki penyebab kegagalan sistem pengereman yang diduga menjadi pemicu utama kecelakaan tersebut. Langkah ini dilakukan guna mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.

Selain itu, kondisi teknis kendaraan juga akan diperiksa untuk memastikan apakah terdapat kelalaian perawatan atau faktor lainnya yang menyebabkan rem tidak berfungsi. (*)