INGATLAH – Di balik kesuksesan Persib Bandung menjuarai BRI Liga 1 musim 2024/2025, ada nama yang tak boleh dilewatkan: Achmad Jufriyanto.
Meski hanya tampil dua kali musim ini, kehadirannya di ruang ganti dan pengaruhnya sebagai pemimpin tim menjadi kekuatan tak kasat mata yang turut mengantarkan Maung Bandung ke puncak kejayaan.
Pemain yang akrab disapa Jupe itu mencatat sejarah sebagai satu-satunya pemain yang sukses meraih tiga gelar Liga Indonesia bersama Persib sejak era Liga Indonesia 1994/1995.
Ia sebelumnya menjadi bagian dari skuad juara pada musim 2014 serta back-to-back champion di musim 2023/2024 dan 2024/2025.
“Rasanya luar biasa bisa mempersembahkan gelar juara lagi untuk Persib dan Bobotoh. Ini hasil dari kerja keras, kebersamaan, dan dukungan semua pihak. Saya sangat bersyukur menjadi bagian dari sejarah ini,” ucap Jupe penuh emosional.
Meskipun jarang dimainkan oleh pelatih Bojan Hodak dan hanya turun sebagai pemain pengganti di menit akhir saat melawan PSM Makassar dan Malut United, peran Jupe jauh melampaui statistik di atas lapangan.
Sebagai pemain senior, ia menjadi motivator, pengarah, dan panutan bagi para pemain muda di skuad.
Bagi Persib, Jupe bukan sekadar bek tengah, melainkan simbol dedikasi, loyalitas, dan kepemimpinan sejati.
Ia terus menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin, kerja keras, dan rasa hormat terhadap lawan kepada rekan setimnya.
“Kami berjuang bersama, tak pernah menyerah, dan selalu percaya pada proses. Kunci utama keberhasilan ini adalah kekompakan dan saling dukung di setiap situasi,” tambahnya.
Dengan pencapaian ini, Achmad Jufriyanto semakin mengukuhkan statusnya sebagai legenda hidup Persib Bandung.
Trofi kali ini bukan hanya milik tim, tetapi juga menjadi bukti nyata keteguhan hati seorang Jupe untuk terus mengabdi pada klub dan para pendukung setianya, Bobotoh.(thohir)





