INGATLAH – Pemain muda VVV Venlo, Dean Zandbergen, mengungkapkan minat seriusnya untuk bergabung dengan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
Hal itu diutarakan dalam wawancara yang tayang di kanal YouTube milik Yussa Nugraha pada Senin (21/4/2025).
Dalam wawancaranya, Zandbergen menyampaikan kekagumannya terhadap permainan Timnas Indonesia dan menilai posisi striker di skuad Garuda masih bisa diisi oleh penyerang murni seperti dirinya.
“Saya sudah nonton pertandingan Timnas Indonesia. Saya lihat banyak striker yang bukan penyerang murni. Semoga saya bisa segera bergabung,” ujar Zandbergen dikutip dari wawancara tersebut.
Pemain berusia 16 tahun itu juga mengungkapkan bahwa ia memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu. Ia bahkan menyebut memiliki banyak keluarga di Depok, Jawa Barat.
“Ibu saya berasal dari keluarga Indonesia, dan masih punya saudara di Depok. Dia pernah ke sana dan bilang sangat menikmati kunjungannya. Saya pun merasa memiliki koneksi kuat ke Indonesia,” katanya.
Dean menambahkan bahwa sang nenek merupakan anak satu-satunya yang pindah dari Indonesia ke Belanda. Pengalaman liburannya ke Indonesia juga menjadi momen yang berkesan dan memperkuat keinginannya untuk menjadi bagian dari sepak bola Tanah Air.
“Ketika saya berlibur ke Indonesia saat berumur 16-17 tahun, rasanya seperti berada di rumah sendiri. Budaya Indonesia sangat indah dan saya merasa sangat terhubung,” jelasnya.
Zandbergen menyebutkan bahwa pihak Timnas Indonesia sudah menjalin komunikasi dengannya. Kontak pertama datang dari Hamdan Hamedan, tokoh penting dalam proses naturalisasi pemain keturunan, disusul dengan percakapan dengan Irfan Bachdim.
“Beberapa staf Timnas Indonesia sudah menghubungi saya. Komunikasi pertama terjadi sekitar Februari lalu. Saya merasa senang dan terhormat. Itu akan menjadi pengalaman fantastis jika saya bisa bermain untuk Indonesia,” ujarnya.
Mengenai proses naturalisasi, Zandbergen mengatakan saat ini masih dalam tahap pengumpulan dokumen dan pengecekan administrasi.
“Masih harus dicek dan diproses. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan, tapi saya harap bisa segera diberi lampu hijau,” tutupnya. (*)





