BeritaUtama

Bentrok Maut di Karaoke See You, Polisi Jadi Korban

×

Bentrok Maut di Karaoke See You, Polisi Jadi Korban

Sebarkan artikel ini

BAGANSIAPIAPI – Dua orang, yang salah satu diantaranya merupakan polisi dilaporkan tewas dalam bentrokan berdarah Karaoke See You di Jalan Utama I, Komplek BMH, Kelurahan Bagan Barat, Bagansiapiapi, Rokan Hilir, pada Sabtu malam (29/3/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

Tak hanya itu, satu orang lainnya juga mengalami luka tusuk dan masih dirawat intensif.

Dikutip dari topsatu.com, korban meninggal dunia adalah Lestari Candra (LC) yang diketahui merupakan anggota Polsek Sinaboi.

Ia dilaporkan tewas di tempat akibat luka tusukan senjata tajam.

Sementara korban kedua, H (30), warga Jalan Bintang Hilir, sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. RM Pratomo Bagansiapiapi, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga  Harimau Sumatera Serang Pekerja di Camp Hutan, Korban Tewas di Tempat

Korban selamat dalam insiden ini adalah D (49), warga Raja Bejamu, yang mengalami luka tusuk di punggung.

Saat ini, ia masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit yang sama.

Dokter jaga RSUD dr. RM Pratomo, dr. H. Nazif Syahrin, membenarkan bahwa pihaknya menerima tiga korban dengan luka tusuk.

“LC sudah meninggal dunia saat tiba di IGD, sementara H sempat mendapat pertolongan medis, tetapi tidak dapat diselamatkan,” ujarnya.

Situasi di rumah sakit sempat dipenuhi kerabat dan warga yang ingin mengetahui kondisi para korban.

Baca Juga  Kapolri Ambil Alih Penanganan Pemecatan Ipda Rudy Soik, Propam Polri Lakukan Penelitian

Personel Polsek Bangko terlihat berjaga untuk mengamankan lokasi.

Di tempat kejadian, polisi telah memasang penjagaan ketat dan mengunci pintu besi depan Karaoke See You.

Beberapa warga yang mendatangi TKP menyebutkan adanya kerusakan di dalam tempat hiburan tersebut.

Sementara itu, beredar informasi bahwa pelaku dalam insiden ini telah menyerahkan diri ke Mapolsek Bangko.

Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini.(*)