Berita

Program ‘Smart Surau’ Digaungkan, Pemkot Padang Hadirkan Masjid Ramah Anak

×

Program ‘Smart Surau’ Digaungkan, Pemkot Padang Hadirkan Masjid Ramah Anak

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatera Barat, memperkenalkan program inovatif bertajuk “Smart Surau”, yang bertujuan menjadikan masjid sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menarik bagi generasi muda.

Program ini menjadi salah satu unggulan Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir dalam menciptakan lingkungan positif bagi anak-anak dan remaja.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengungkapkan bahwa “Smart Surau” bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga akan berfungsi sebagai ruang belajar dan berkumpul bagi anak-anak dengan dukungan fasilitas berbasis digital.

“Pemerintah Kota Padang sangat serius dalam pembinaan generasi muda. Melalui program ini, kami ingin menjadikan masjid lebih dari sekadar tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat yang nyaman untuk belajar dan berinteraksi,” ujar Maigus di Padang, Jumat (14/3).

Masjid Digital dengan WiFi Gratis dan Ruang Belajar

Sebagai bagian dari program ini, masjid-masjid di Padang akan mendapatkan dukungan infrastruktur digital seperti akses WiFi gratis, fasilitas pembelajaran berbasis digital, serta area belajar dan bermain bagi anak-anak. Dengan hadirnya teknologi di rumah ibadah, diharapkan generasi muda semakin tertarik untuk menghabiskan waktu di lingkungan yang positif dan produktif.

Baca Juga  STIE KBP Padang Siap Bersinergi Wujudkan Kota Sehat dan Cerdas

“Kita berharap program ini bisa menjadi solusi untuk mencegah anak-anak dari perilaku negatif seperti tawuran, balap liar, bahkan penyalahgunaan narkoba,” tambah Maigus.

Untuk merealisasikan gagasan ini, Pemkot Padang telah mulai menyosialisasikan program “Smart Surau” kepada pengurus masjid di berbagai wilayah kota. Peran aktif para pengelola masjid dinilai krusial dalam memastikan keberhasilan program tersebut.

“Kami berharap para pengurus masjid bisa mendukung penuh program ini, agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat, terutama anak-anak dan remaja,” kata Maigus.

Baca Juga  Ini Nama-Nama Pejabat Riau yang Dibawa KPK ke Jakarta Usai OTT

Upaya Tekan Kasus Kekerasan Anak

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Padang, Eri Sendjaya, menyebut bahwa program ini memiliki dampak strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak.

Menurut data, sepanjang 2024 tercatat 78 kasus kekerasan terhadap anak di Kota Padang, baik dalam bentuk kekerasan fisik, psikis, maupun seksual. Dengan adanya “Smart Surau”, pemerintah berharap angka tersebut bisa ditekan secara signifikan.

“Menciptakan masjid ramah anak bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap generasi masa depan,” ujar Eri Sendjaya.

Dengan adanya program ini, Pemkot Padang berharap masjid bisa menjadi pusat pembelajaran dan interaksi sosial bagi anak-anak, sekaligus memberikan perlindungan lebih bagi mereka dari berbagai ancaman di lingkungan sekitar. (*)