INGATLAH – Wali Kota (Wako) Pariaman Yota Balad dan Wakil Wali Kota (Wawako) Mulyadi meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah, Jumat (6/3).
Selama bulan Ramadhan 1446 H, program ini tetap berjalan dengan format berbeda, yaitu siswa membawa pulang makanan untuk berbuka puasa.
“Untuk bulan Ramadhan, MBG tetap diberikan pada jam sekolah, tetapi dibawa pulang oleh siswa dan disantap saat berbuka puasa,” ujar Yota Balad.
Saat peninjauan, pihaknya mengevaluasi kelayakan konsumsi dan kesukaan siswa terhadap menu MBG. Hasilnya, mayoritas siswa menyukai makanan yang diberikan. “Anak-anak ternyata sangat menyukai menu baru dari MBG ini,” tambahnya.
Program MBG merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak-anak Indonesia.
Namun, belum semua sekolah di Pariaman dapat menikmati program ini karena keterbatasan dapur produksi makanan.
“Saat ini kami masih berusaha agar semua sekolah bisa mendapatkan program MBG,” kata Yota Balad. Ia berharap solusi terhadap keterbatasan dapur dapat segera ditemukan agar program ini menjangkau lebih banyak siswa.
Sementara itu, Wawako Mulyadi menilai program MBG selama Ramadhan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
Menu yang disediakan terdiri dari susu, telur, kurma, buah, dan biskuit, yang dianggap cocok untuk meningkatkan kesehatan dan daya pikir siswa.
“Kami berharap MBG bisa berkontribusi pada peningkatan kecerdasan anak, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan akademik ke depan,” ujar Mulyadi.
Diketahui, selama Ramadhan kegiatan belajar mengajar di Pariaman diganti dengan pesantren Ramadhan yang berlangsung dari 6 hingga 21 Maret 2025. (*)





