Berita

Gelapkan Motor Teman, Rivo Ditangkap Polisi di Padang Selatan

×

Gelapkan Motor Teman, Rivo Ditangkap Polisi di Padang Selatan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang berhasil menangkap seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana penggelapan sepeda motor di kawasan Rawang, Kecamatan Padang Selatan.

Pelaku yang diketahui bernama Rivo Ricardo (40) diamankan pada Sabtu (15/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Penangkapan ini dilakukan oleh Tim 1 Klewang yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Satreskrim Polresta Padang, IPTU Adrian Afandi.

Rivo Ricardo, yang berprofesi sebagai karyawan swasta, ditangkap atas dugaan penggelapan motor milik Azmi Mulyana yang terjadi pada Kamis (13/2/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

Baca Juga  Ratusan Kendaraan Dinas Pemko Padang Panjang Jalani Pemeriksaan Kelayakan

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan kepolisian, kejadian bermula ketika sepeda motor milik korban dipinjam oleh temannya yang bernama Hengki.

Kemudian, Hengki meminjamkan motor tersebut kepada tersangka dengan alasan ingin membeli barang.

Namun, setelah ditunggu lama, tersangka tidak kunjung mengembalikan kendaraan tersebut.

Merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Padang dengan laporan polisi nomor LP/B/111/II/2025/SPKT/POLRESTA PADANG/POLDA SUMBAR.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp15 juta.

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2017 berwarna biru putih dengan nomor polisi BA 3661 OD, serta STNK kendaraan tersebut.

Baca Juga  Ayah dan Anak di Pekanbaru Berdamai Lewat Restorative Justice, Begini Kasusnya

“Saat ini, tersangka telah diamankan di Polresta Padang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar IPTU Adrian Afandi.

Polisi akan melengkapi administrasi penyidikan dan memeriksa saksi-saksi guna menindaklanjuti kasus ini.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam meminjamkan kendaraan kepada orang lain agar tidak mengalami kejadian serupa. (*)