BeritaOlahraga

Persib Waspadai PSIS, Bojan Hodak Sebut Lawan Tetap Berbahaya

×

Persib Waspadai PSIS, Bojan Hodak Sebut Lawan Tetap Berbahaya

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Persib Bandung bersiap menghadapi PSIS Semarang dalam laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2024/25 yang akan digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (9/2).

Meski Maung Bandung tengah dalam tren positif dengan dua kemenangan beruntun, pelatih Bojan Hodak tetap mewaspadai ancaman dari tim tuan rumah.

PSIS baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari Dewa United di laga sebelumnya.

Absennya Gali Freitas disebut sebagai faktor utama tumpulnya lini serang Mahesa Jenar.

Namun, dengan kembalinya pemain asal Timor Leste tersebut, Hodak yakin laga nanti tidak akan mudah bagi Persib.

Baca Juga  Begini Kata Pelatih Aji Santoso Jelang PSPS Pekanbaru vs Sumsel United

“Mereka memang kalah dari Dewa United, tetapi saat itu beberapa pemain inti mereka tidak bisa bermain. Kini mereka akan tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi kami. PSIS adalah tim yang bagus dan terorganisir,” ujar Hodak.

Pelatih asal Kroasia itu juga heran melihat performa PSIS musim ini.

Padahal, musim lalu mereka bersaing ketat untuk lolos ke babak Championship Series. Ia menilai ada faktor non-teknis yang membuat PSIS kesulitan menemukan konsistensi permainan.

“Mungkin ada masalah di luar lapangan yang berdampak pada posisi mereka saat ini. Tapi bagi saya, mereka tetap tim yang sulit dikalahkan,” tambahnya.

Baca Juga  Isu Megathrust Mencuat, Warga Padang Diimbau Tetap Siaga

Selain itu, Hodak juga menyoroti gaya bermain agresif PSIS saat tampil di kandang sendiri.

Menurutnya, Persib harus mewaspadai gebrakan Alfeandra Dewangga dan kawan-kawan yang bisa tampil lebih tajam di hadapan pendukungnya.

“Saat bermain di kandang, mereka selalu agresif dan tajam. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Apalagi, pelatih mereka juga memiliki taktik yang bagus, terlihat dari cara timnya bermain,” pungkas Hodak.

Laga ini diprediksi akan berjalan sengit, dengan Persib berambisi mempertahankan tren kemenangan dan PSIS berusaha bangkit dari keterpurukan.(thohir)