Berita

Sidang Lanjutan Cut Salsabila, Fakta Baru Terungkap dari Keterangan Saksi

×

Sidang Lanjutan Cut Salsabila, Fakta Baru Terungkap dari Keterangan Saksi

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Pengadilan Negeri Pekanbaru kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan penganiayaan yang menjerat selebgram Cut Salsabila, Rabu (5/2).

Sidang kali ini menghadirkan sejumlah saksi, termasuk ayah terdakwa, ayah sambung korban, serta kakak korban, Sandi.

Upaya Mediasi Gagal

Dalam persidangan, ayah Cut Salsabila mengungkapkan bahwa ia sempat berusaha melakukan mediasi dengan keluarga korban untuk menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.

Namun, upaya tersebut tidak mendapat respons positif dari pihak korban.

“Saya ingin masalah ini diselesaikan secara damai. Bagaimanapun, mereka masih anak-anak dan ini hanya pertengkaran biasa,” ujarnya di hadapan majelis hakim.

Ia juga menyebut bahwa Sandi, kakak korban, telah menyerah dalam upaya mediasi antara kedua belah pihak.

Baca Juga  Jalan Usaha Tani Bayua Tanah Datar Dibangun Maret 2026, Ini Kata Bupati

Kebiasaan Korban Jadi Perhatian

Sementara itu, ayah sambung korban mengungkap fakta baru mengenai kebiasaan AHM (18), korban dalam kasus ini.

Menurutnya, AHM dikenal malas bersekolah dan pernah mengirim surat kepada guru bimbingan konseling (BK) yang menyalahkan ibunya atas perilaku buruknya.

Pernyataan ini diperkuat oleh kakaknya, Sandi, yang mengungkap bahwa korban sudah beberapa kali pindah sekolah karena kurangnya minat belajar.

“Sejak SD, adik saya memang malas sekolah. Dia pernah bilang kepada saya bahwa sekolah tidak penting karena dia sudah punya banyak uang,” kata Sandi dalam persidangan.

Kronologi Kasus

Kasus ini bermula dari insiden di sebuah kafe di Mall SKA, Pekanbaru, pada 13 Desember 2023.

Baca Juga  Ketua DPRD Kuansing Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Hotel Mewah

Dalam sidang sebelumnya, korban AHM mengaku telah disiram air oleh Cut Salsabila, sebelum perkelahian terjadi dan menyebabkan luka di wajah serta tangan korban.

Ibu korban menyatakan bahwa kejadian ini berdampak besar terhadap psikologis anaknya. Ia mengungkap bahwa AHM mengalami trauma berat, enggan bersekolah, sering menangis, dan harus menjalani terapi psikologis.

Namun, Cut Salsabila membantah sebagian tuduhan dan menilai bahwa kejadian tersebut hanya perkelahian biasa, bukan penganiayaan. Ia juga mengklaim telah berusaha meminta maaf, tetapi pihak korban tidak memberikan tanggapan.

Sidang ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan lebih lanjut sebelum hakim mengambil keputusan. (*)