BeritaUtama

Truk Batubara Terguling di Sitinjau Lauik, Jalur Lumpuh Total hingga Berjam-Jam

×

Truk Batubara Terguling di Sitinjau Lauik, Jalur Lumpuh Total hingga Berjam-Jam

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Sebuah truk pengangkut batubara terguling di Kelok S Panorama Dua, Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Selasa pagi (28/1).

Peristiwa ini menyebabkan kemacetan parah di jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok.

Kemacetan bahkan meluas hingga Lubuk Selasih dan membuat jalur lumpuh total hingga keesokan harinya, Rabu (29/1).

Kecelakaan ini menimbulkan keluhan dari para pengendara yang terjebak antrean panjang selama berjam-jam.

Salah satunya adalah Rustam, yang mengaku telah terjebak sejak pukul 19.00 WIB hingga pagi hari.

“Sudah semalaman saya terjebak. Jalur ini benar-benar lumpuh. Harapan kami, pihak kepolisian segera menyelesaikan masalah ini dan menindak truk yang menyebabkan kemacetan,” ungkap Rustam.

Baca Juga  Honda Hayati Bagikan Tips Aman Berkendara di Sekitar Kendaraan Besar

Hal serupa juga diungkapkan Ujang, seorang pengendara lain, yang meminta pihak kepolisian untuk mengambil tindakan tegas terhadap pemilik truk yang dinilai lalai.

“Akibat kejadian ini, aktivitas kami terganggu. Polisi harus bertindak agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.

Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Alfin, memastikan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap truk tersebut.

Menurutnya, kendaraan itu akan diberi garis polisi dan diamankan ke Unit Laka setelah proses evakuasi selesai.

“Kami akan menindak truk ini karena telah menyebabkan kemacetan parah. Saat ini, proses evakuasi sedang dilakukan dengan alat berat. Kami meminta pengendara untuk bersabar hingga jalur kembali normal,” ujar Kompol Alfin.

Baca Juga  Mayat Laki-laki Ditemukan di Pos Ronda Pulau Punjung, Polisi Ungkap Kronologi

Setelah kejadian, kepolisian mengerahkan 10 personel ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup.

Sementara itu, muatan batubara yang berserakan di jalan telah disingkirkan secara manual guna membuka akses bagi kendaraan.

Meski kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa, kemacetan yang terjadi mengakibatkan kerugian waktu dan aktivitas masyarakat terhenti.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih berada di lokasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas. (*)