BeritaUtama

Haru di Masjid Agung An Nur: Azura Natasya Resmi Peluk Islam

×

Haru di Masjid Agung An Nur: Azura Natasya Resmi Peluk Islam

Sebarkan artikel ini

 

INGATLAH – Suasana haru menyelimuti Masjid Agung An Nur, Pekanbaru, pada Jumat (24/1) saat seorang perempuan muda, Azura Natasya (18), dengan penuh keyakinan mengucapkan dua kalimat syahadat.

Prosesi ini berlangsung di hadapan jamaah Salat Jumat, diiringi doa dan rasa syukur dari semua yang hadir.

Dengan mengenakan mukena merah muda, Natasya didampingi oleh saudaranya saat mengikrarkan syahadat yang dibimbing oleh Pembimbing Mualaf Center An Nur, Rubianto.

Dalam suara yang lantang dan tegas, ia resmi menjadi seorang muslimah.

“Saya memutuskan masuk Islam karena hati saya tersentuh. Ada rasa adem dan nyaman yang tak pernah saya rasakan sebelumnya ketika mempelajari Islam,” ungkap Natasya, kelahiran 15 September 2006, sambil menahan haru.

Baca Juga  Pelaku Pembunuhan Gadis di Siak Ternyata Sudah 4 Bulan Menetap di Rumah Korban

Natasya, yang tumbuh di lingkungan mayoritas muslim, mengaku keputusan besar ini telah mendapat restu dari kedua orang tuanya.

“Orang tua saya sudah tahu dan mengizinkan. Saya merasa nyaman berada di tengah orang-orang Islam, dan itu membuat saya semakin yakin,” ujarnya.

Sebelum prosesi syahadat, Rubianto memberikan nasihat bijak kepada Natasya, mengingatkannya untuk tetap berbakti kepada kedua orang tuanya meskipun kini berbeda keyakinan.

“Hormati dan patuhi orang tua. Jaga komunikasi yang baik. Namun, jika diperintah untuk meninggalkan Islam, itu adalah satu-satunya yang boleh ditolak,” pesan Rubianto dengan lembut.

Setelah mengucapkan syahadat, kebahagiaan terlihat jelas di wajah Natasya. Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas hidayah yang telah membawanya menjadi seorang muslimah.

Baca Juga  Riau Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir, Begini Prediksi BMKG

Sebagai langkah awal, Rubianto memberikan arahan penting kepada Natasya.

“Setelah ini, lakukan mandi besar sebagai tanda bersih diri. Pelajari cara salat, wudu, dan kewajiban menutup aurat. Tetap istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam,” pesannya.

Untuk mendukung perjalanan barunya, Mualaf Center An Nur memberikan bingkisan berupa perlengkapan salat kepada Natasya. Langkah besar ini menandai awal perjalanan spiritualnya, yang penuh harapan dan doa dari para jamaah.

Azura Natasya kini memulai babak baru hidupnya sebagai seorang muslimah, dengan semangat dan keyakinan yang akan membimbing langkahnya ke depan. Semoga ia istiqamah dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT.