INGATLAH – Pertandingan pekan ke-20 BRI Liga 1 2024/25 antara PSS Sleman dan Semen Padang FC dipastikan digelar tanpa penonton di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (26/1) sore.
Keputusan ini menjadi momen berbeda bagi PSS yang sebelumnya selalu melaksanakan laga kandang di Stadion Manahan, Solo, selama renovasi Stadion Maguwoharjo Sleman.
Manajer event PSS, Rangga Rudwino, menyampaikan apresiasi atas dukungan luar biasa dari para PSS Fans, meski keinginan untuk hadir langsung di stadion belum dapat terwujud.
“Kami sangat berterima kasih atas antusiasme PSS Fans. Namun, kami memastikan pertandingan kali ini tetap digelar tanpa penonton,” ujarnya.
Pihak manajemen dan Panitia Pelaksana (Panpel) PSS telah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak keamanan dan Pemerintah Kabupaten Bantul.
Namun, izin untuk menghadirkan penonton belum disetujui.
“Keputusan ini sangat kami sayangkan, tetapi kami harus menghormati hasilnya demi kelancaran pertandingan,” tambah Rangga.
Stadion Sultan Agung dipilih sebagai lokasi pertandingan karena bentrokan jadwal dengan Persis Solo yang menggunakan Stadion Manahan.
Ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto, juga mengimbau para PSS Fans untuk mematuhi keputusan tersebut demi mendukung kelancaran laga.
“Kami berharap para suporter tetap mendukung dari rumah agar pertandingan ini berjalan lancar, dan PSS bisa meraih tiga poin penuh,” katanya.
Yuyud mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bantul yang telah menyediakan stadion untuk PSS meski tanpa kehadiran penonton.
Ia juga menegaskan bahwa opsi stadion lain telah dipertimbangkan, namun banyak yang tidak tersedia karena agenda Liga 4.
“Kami meminta para suporter untuk tidak datang ke stadion dalam kondisi apa pun demi kebaikan bersama,” tegasnya.
Meski digelar tanpa penonton, laga ini menjadi kesempatan penting bagi PSS Sleman untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga posisi di klasemen.
Dukungan penuh dari para suporter di rumah diharapkan mampu memberikan semangat tambahan bagi skuad Super Elang Jawa.(thohir)





