INGATLAH – Muhammad Toha layak disebut sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di skuad Persita Tangerang pada BRI Liga 1 2024/25.
Pemain berusia 28 tahun ini tak hanya menjadi andalan di lini belakang, tetapi juga kerap dipercaya sebagai kapten tim, membuktikan kepemimpinannya di lapangan.
Hingga pekan ke-19, Toha tampil sempurna sebagai pemain inti dalam setiap pertandingan.
Hebatnya, ia selalu bermain penuh selama 90 menit tanpa sekalipun digantikan.
Dengan total waktu bermain 1.710 menit, ia menjadi pemain lokal dengan menit bermain tertinggi di liga, melampaui nama-nama besar seperti Kadek Raditya (Persebaya Surabaya, 1.674 menit), Fajar Fathurrahman (Borneo FC, 1.659 menit), dan Safrudin Tahar (Malut United, 1.654 menit).
Lebih luar biasa lagi, Toha adalah satu-satunya pemain non-kiper yang belum pernah tergantikan sepanjang musim ini.
Statistiknya membuktikan mengapa ia selalu menjadi pilihan utama.
Dari 19 pertandingan, Toha mencatatkan 1 assist, 666 operan dengan tingkat akurasi 85% (567 operan sukses), serta kontribusi solid di lini pertahanan dengan 19 tekel, 39 intersepsi, dan 28 sapuan.
Konsistensi luar biasa Toha tak lepas dari dedikasi dan profesionalisme yang ia jaga.
Dalam wawancaranya bersama Liga1match, ia menjelaskan motivasi di balik performa apiknya musim ini.
“Saya ingin membantu tim untuk terus berkembang. Lebih dari itu, saya ingin Persita menjadi lebih baik lagi. Sebagai pemain senior, saya merasa harus menjaga karakter permainan, sikap, dan gaya hidup. Saya juga ingin memberi contoh yang baik kepada pemain muda,” ujar Toha, yang telah menjadi bagian dari Persita sejak 2017.
Performa tangguh bek asal Bontang, Kalimantan Timur ini tidak hanya menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya, tetapi juga bukti nyata bahwa kerja keras dan konsistensi adalah kunci sukses di kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia.
Dengan Toha sebagai andalan di lini belakang, Pendekar Cisadane memiliki peluang besar untuk terus bersaing di papan tengah klasemen dan meraih hasil terbaik musim ini.(*)





