INGATLAH – Kadek Raditya terus menunjukkan peran sentralnya di lini pertahanan Persebaya Surabaya pada BRI Liga 1 2024/25.
Dengan konsistensi luar biasa, ia menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan, tampil dalam 19 laga tanpa absen.
Sebagai bek tengah, Kadek mencatatkan statistik impresif, termasuk 18 tekel sukses, 20 intersep, dan 44 sapuan.
Berduet dengan Slavko Damjanovic, ia menjadi tembok kokoh yang menjaga pertahanan Persebaya tetap solid.
Hasilnya, Bajul Ijo baru kebobolan 18 gol sepanjang musim ini, menjadikan mereka salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga.
Selain itu, Persebaya mencatat tujuh clean sheet, sebuah pencapaian yang mencerminkan kekuatan kolektif lini belakang.
Menurut Kadek, performa impresifnya tidak lepas dari evaluasi rutin yang dilakukan, baik secara pribadi maupun tim.
“Saya terus belajar dari kekurangan di musim lalu dan selalu mengevaluasi diri. Tim pelatih juga banyak memberikan masukan, terutama untuk lini pertahanan,” ungkap pemain asal Bali itu.
Musim lalu, Kadek tampil dalam 27 laga dan mencetak satu gol, pengalaman yang membentuk kedewasaannya sebagai pemain.
Bahkan saat posisinya digeser menjadi gelandang bertahan musim ini, ia tetap menunjukkan fleksibilitas dan kontribusi maksimal.
“Saya bersyukur bisa bermain di beberapa posisi. Saya pikir itu adalah kontribusi terbaik yang bisa saya berikan untuk tim,” tambahnya.
Kedatangan bek baru, Dime Dimov, pada paruh kedua musim ini membuat Kadek kembali mengisi posisi gelandang bertahan.
Baginya, adaptasi dengan pemain baru menjadi prioritas untuk menjaga kekompakan tim.
“Kami saling support agar pemain baru cepat beradaptasi. Saya juga belajar dari mereka, seperti Slavko dan Dime, untuk terus meningkatkan permainan,” jelasnya.
Dengan performa konsisten dan fleksibilitas yang dimilikinya, Kadek Raditya bukan hanya menjadi tulang punggung Persebaya, tetapi juga contoh sempurna bagaimana kerja keras dan pembelajaran terus-menerus dapat membawa pemain ke level tertinggi.(*)





