Gaya Hidup

Langkitang Cucuik, Makanan Khas Pesisir Minangkabau yang Lezat

×

Langkitang Cucuik, Makanan Khas Pesisir Minangkabau yang Lezat

Sebarkan artikel ini
Gulai Langkitang khas Sumatera Barat [Foto: kemenparekraf]
Gulai Langkitang khas Sumatera Barat [Foto: kemenparekraf]

INGATLAH.COM – Sumatera Barat, yang dikenal dengan dominasi suku Minangkabau, memiliki beragam kuliner dan makanan khas yang menggoda selera.

Mulai dari rendang, sate padang, dendeng balado, hingga ikan asam padeh, semuanya menjadi favorit masyarakat Indonesia.

Namun, ada satu lagi makanan khas yang tak kalah lezat, yaitu langkitang cucuik, gulai berbahan dasar langkitang, siput kecil dengan cangkang hitam panjang, yang banyak ditemukan di daerah pesisir Minangkabau.

Sekilas Tentang Langkitang Cucuik

Dikutip dari laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), langkitang adalah istilah dalam bahasa subkultur Minangkabau yang berarti siput. Sedangkan cucuik berarti isap atau emut.

Baca Juga  METI Energi Muda Sumbar, Pemuda Pimpin Transisi Energi Berkeadilan

Makanan khas ini berasal dari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, dan dapat ditemukan di berbagai pantai di Sumatera Barat.

Pedagang di sepanjang pantai biasanya menyediakan langkitang untuk para wisatawan maupun warga lokal.

Cita Rasa Langkitang Cucuik

Makanan khas pesisir ini memiliki cita rasa pedas dan gurih, sangat digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Biasanya, satu porsi langkitang cucuik dibanderol dengan harga sekitar Rp 5.000. Bahan dasar dari langkitang sendiri adalah siput kecil dengan cangkang ramping berwarna hitam yang bisa ditemukan di danau, sungai, ataupun muara.

Baca Juga  BMKG: 1.273 Gempa Bumi Guncang Sumatera Barat Sepanjang 2025

Makanan ini disajikan dengan kuah gulai santan yang kental dan kaya rasa.

Cara makan langkitang cucuik cukup unik, yaitu dengan cara dicucuik, atau dihisap langsung menggunakan mulut, menjadikannya pengalaman kuliner yang berbeda.

Selain rasanya yang pedas dan gurih, langkitang juga kaya akan protein yang baik untuk daya tahan tubuh.

Langkitang cucuik sangat cocok disajikan bersama nasi atau dinikmati langsung.

Dengan citarasa yang menggugah selera dan cara makan yang khas, langkitang cucuik menjadi pilihan tepat untuk menikmati kuliner khas pesisir Minangkabau yang unik dan penuh tradisi. (*)