INGATLAH – Rekor tak terkalahkan Persib Bandung dalam 18 pertandingan akhirnya terhenti di tangan Dewa United FC pada pekan ke-19 BRI Liga 1 2024/25.
Kekalahan 0-1 itu menjadi yang pertama bagi Maung Bandung musim ini, sekaligus momen pahit bagi sang juara bertahan.
Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena Persib gagal memanfaatkan peluang untuk menjauh dari pesaing terdekat, Persebaya Surabaya, yang juga menelan kekalahan di pekan yang sama.
Gelandang andalan Persib, Tyronne del Pino, mengakui kekuatan Dewa United yang tampil lebih baik.
“Ini hasil yang sangat mengecewakan karena kami melewatkan kesempatan emas untuk memperlebar jarak poin dari Persebaya. Namun, kami harus mengakui Dewa United bermain sangat baik dan pantas menang,” ujar pemain asal Spanyol itu.
Mentalitas Juara Jadi Kunci
Kekalahan ini menjadi ujian bagi Maung Bandung untuk menunjukkan mentalitas sebagai tim juara.
Pelatih Bojan Hodak menuntut anak asuhnya segera bangkit dan fokus mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya melawan Arema FC, Jumat (24/1).
“Dalam sepak bola, kekalahan adalah bagian dari perjalanan. Yang terpenting adalah bagaimana kami merespons. Kami harus tetap solid, fokus, dan bekerja keras untuk memastikan kemenangan di laga berikutnya,” tegas Hodak.
Ruang ganti Persib sempat dipenuhi kekecewaan dan kemarahan usai laga melawan Dewa United.
Namun, emosi tersebut justru dianggap sebagai tanda positif oleh tim.
“Semua pemain merasa kecewa dan marah atas kekalahan ini, dan itu hal yang bagus. Itu menunjukkan bahwa kami memiliki ambisi besar dan benci kekalahan,” tambah Tyronne.
Dengan semangat juang dan motivasi untuk bangkit, Persib Bandung bertekad mengamankan tiga poin penuh saat bertandang ke markas Arema FC.
Mampukah Maung Bandung kembali ke jalur kemenangan? Semua akan terjawab pada laga Jumat mendatang.(thohir)





