INGATLAH.COM – Striker veteran PSBS Biak, Alberto “Beto” Goncalves, tak dapat menyembunyikan rasa harunya saat kembali bermain di tanah Papua.
Dalam laga melawan Persib Bandung di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/1), Beto disambut hangat oleh 7.561 penonton yang memadati stadion.
Suasana ini membangkitkan kenangan masa jayanya bersama Persipura Jayapura pada 2010-2011.
Beto mengaku sangat bahagia bisa tampil kembali di hadapan publik Papua setelah sekian lama.
Ia merasa atmosfer stadion yang penuh dukungan memberikan energi luar biasa.
“Pertama, saya ingin berterima kasih kepada semua pemain dan suporter yang hadir. Stadion penuh, dan saya sangat bangga bisa bermain lagi di tanah Jayapura. Selama enam tahun bersama Persipura, saya punya banyak kenangan indah, dan kembali bermain di sini adalah kebanggaan besar bagi saya,” ujar Beto dengan mata berbinar.
Meski tampil dengan semangat tinggi, PSBS Biak harus puas berbagi angka dengan Persib Bandung setelah bermain imbang 1-1.
Gol Abel Arganaraz di menit ke-65 sempat membawa PSBS unggul, namun tendangan bebas indah dari Tyronne del Pino di menit ke-85 memaksa pertandingan berakhir tanpa pemenang.
Beto mengakui kekuatan Persib yang belum terkalahkan musim ini.
Menurutnya, Maung Bandung pantas memimpin klasemen BRI Liga 1 karena permainan mereka yang solid, bahkan saat harus bermain dengan 10 pemain.
“Hasilnya memang belum maksimal, tapi kami menghadapi tim yang sangat kuat. Persib pantas berada di puncak klasemen karena mereka punya kualitas tinggi. Meski begitu, saya bangga dengan kerja keras tim kami yang luar biasa di lapangan,” tambah pemain berusia 44 tahun tersebut.
Beto juga berharap laga-laga PSBS Biak ke depan dapat terus digelar di tanah Papua.
Ia percaya dukungan luar biasa dari suporter setempat mampu menjadi motivasi tambahan bagi timnya.
“Suporter di sini memberikan energi yang luar biasa. Saya sangat bangga melihat stadion penuh. Semoga di laga berikutnya kami bisa kembali ke sini dan memberikan kemenangan untuk mereka,” harapnya.
Momen haru ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Beto, tetapi juga menjadi pengingat akan cinta tanpa batas dari masyarakat Papua terhadap sepak bola.
Stadion Lukas Enembe kembali membuktikan diri sebagai saksi bisu semangat yang tak pernah padam dari tanah Papua.(*)





