INGATLAH.COM – PSPS Pekanbaru terus berbenah menjelang babak 8 besar Liga 2 dengan target ambisius lolos ke Liga 1.
Pelatih PSPS, Aji Santoso, mengungkapkan bahwa pihaknya masih aktif mencari tambahan pemain untuk memperkuat tim berjuluk Askar Bertuah tersebut
Salah satu posisi yang menjadi fokus pencarian adalah stopper.
Menurut Aji, lini pertahanan PSPS membutuhkan sosok berpengalaman untuk mendampingi pemain muda yang saat ini mengisi posisi tersebut.
“Kami sebenarnya masih mencari stopper. Pemain yang ada saat ini masih muda dan membutuhkan lebih banyak jam terbang. Tapi jika tidak menemukan pemain baru, kami siap mengandalkan skuad yang ada,” ujar Aji Santoso, Minggu (12/1/2025).
Waktu Transfer Hampir Habis
Dengan jendela transfer pemain yang dibuka sejak 19 Desember 2024 dan akan ditutup pada 15 Januari 2025, PSPS hanya memiliki waktu tiga hari untuk menemukan pemain yang dibutuhkan.
Meski demikian, Aji mengakui bahwa proses pencarian tidak mudah.
“Kami terus berupaya mencari pemain yang sesuai kebutuhan, meskipun situasinya tidak mudah. Jika sampai batas akhir transfer tidak ada pemain baru, kami akan fokus memaksimalkan kemampuan skuad yang ada,” tambahnya.
PSPS Pekanbaru tergabung di Grup X bersama tiga tim tangguh lainnya, yakni Persiraja Banda Aceh, PSIM Yogyakarta (runner-up Grup 2), dan Persibo Bojonegoro (runner-up Grup 3).
Sementara Grup Y diisi oleh PSKC Cimahi, Bhayangkara FC, Persela Lamongan, dan Persijap Jepara.
Babak 8 besar Liga 2 akan menggunakan format double round robin, yang berarti setiap tim akan saling bertemu di kandang dan tandang.
Sistem ini memberikan kesempatan lebih besar bagi tim untuk mengamankan poin maksimal dalam setiap pertandingan.
Dengan waktu yang semakin mendesak, PSPS harus segera menemukan solusi untuk memperkuat skuadnya.
Dukungan penuh dari suporter dan strategi yang matang menjadi kunci agar Askar Bertuah mampu bersaing di babak 8 besar dan menggapai mimpi besar lolos ke Liga 1.
Akankah PSPS mampu memanfaatkan sisa waktu transfer dan melangkah lebih jauh di kompetisi ini? Semua mata kini tertuju pada persiapan mereka.





